Senin, 17 Januari 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Terdakwa Bom Erawan Tampik Tudingan

Oleh Berita Hargo , dalam Kabar Dunia News , pada Rabu, 17 Februari 2016 | 19:30 PM Tag: ,
  

Tak cukup sampai di situ, penyelidik juga memaksanya mengenakan wig dan menyamar agar dia mirip dengan pelaku utama yang terekam dalam CCTV. Dalam rekaman tersebut, pelaku pengeboman mengenakan kaus kuning dan menempatkan tas ransel di Kuil Erawan sebelum ledakan terjadi.

Pengacara Bilal menegaskan bahwa dia takut dideportasi ke Tiongkok karena takut nyawanya dalam bahaya. Pemerintah Tiongkok selama ini memang menekan penduduk Uighur dan menuding mereka sebagai teroris.

Di sisi lain, Yusufu yang juga penduduk Uighur dituding sebagai orang yang mengirimkan ransel berisi bom tersebut ke Bilal. ’’Saya tidak bersalah, tapi saya telah dipenjara selama enam bulan,’’ ujar Yusufu.

Kepala Polisi Nasional Thailand Chakthip Chaijinda menyatakan, hak para terdakwa untuk tidak menarik pengakuan awal mereka. Tapi, dia menampik tudingan bahwa pengakuan tersebut didapat pihak kepolisian atas dasar paksaan.

’’Kami memiliki saksi-saksi dan bukti yang jelas untuk menuntut mereka,’’ ujar Chakthip. Namun, hingga kemarin, belum diketahui dengan pasti apa motif dari pengeboman tersebut.

(Visited 1 times, 1 visits today)

Laman: 1 2 3


Komentar