Hargo.co.id, GORONTALO – Satuan Reserse Kriminal Polres Pohuwato, akhirnya mengungkapkan penyebab kematian Wendi Candra alias Ko Abeng warga Desa Sei Putih Timur II, Kecamatan Medan Petisah, Medan, Sumatera Utara, yang ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di salah satu rumah di kompleks Perumahan Marisa Indah, Desa Palopo, Kecamatan Marisa, pada Rabu (08/06/2022).
Sebagaimana dijelaskan Kasat Reskrim Polres Pohuwato, Ipti Arei Yos,S.I.K.,MP, pihaknya memang belum memastikan secara pasti penyebab meninggalnya warga Medan itu, mengingat pihak keluarga Ko Abeng menolak untuk dilakukan autopsi. Hanya saja, kata Alumni Yunnan Police College, China itu, berdasarkan keterangan beberapa rekan kerja, yang bersangkutan pernah mengalami kecelakaan pada pekan kemarin yang sampai saat ini bekas memar dan lebam akibat kecelakaan itu masih dirasakan korban.
“Keluarga menolak untuk diotopsi, jadi kita tidak melakukan autopsi. Cuma memang dari rekan-rekannya yang tinggal serumah sampaikan memang pada pekan lalu yang bersangkutan mengalami kecelakaan, setelah itu tadi malam yang bersangkutan minta tolong untuk dibelikan susu kaleng. Yang akan disiram dilakukanya yang memar dan sudah membiru. Setelah itu dia tidur, pagi ditemukan sama temannya sudah meninggal. Kondisi terlentang terbujur kaku dan hidung keluar darah,” ungkap Iptu Arie.
Jelasnya lagi, pihaknya tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan dari tubuh Ko Abeng. Pihak keluarga pun kata mantan Kanit II Sat Narkoba Polres Cilegon itu, meminta jasad Ko Abeng untuk segera diterbangkan ke Medan untuk kemudian disemayamkan.
“Tidak ditemukan barang bukti. Jadi indikasinya meninggal karena sakit. Juga tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, hanya bekas luka kecelakaan,” pungkasnya. (***)
Penulis: Ryan Lagili
