Gorontalo, Hargo.co.id – Musibah longsoran batu terjadi pada Jumat (30/3) di Kelurahan Tenda, Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo, sekira pukul 17.00 wita. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang bocah meninggal dunia atas nama Sitria Maiya (6), dan seorang bocah Rasya Nusi (9) mengalami luka, keduanya warga kelurahan Tenda.

Seperti dilansir dari laman facebook Femy Laiya, bahwa sekira pukul 16.45 wita, korban Sitria pamit kepada ibunya Reni Ainggu (33) untuk pergi bermain di rumah sepupunya Rasya. Saat sedang makan, tiba-tiba batu besar berukuran lebih-kurang 1×1 meter meluncur dari gunung yang berada tepat di belakang rumah Rasya, hingga menjebol atap rumah dan menghantam kedua korban hingga terpental sekitar 5 meter.

Selang beberapa saat kemudian, Djafar (44) dan Hardi (45), yang turut kaget dengan peristiwa itu, bergegas menuju lokasi jatuhnya batu, kemudian keduanya melihat Sitria dalam keadaan tergeletak di tanah depan rumah dengan luka parah di belakang kepala, sedangkan korban lainnya tergeletak di dalam rumah dengan keadaan luka parah di bagian kaki. Pukul 17.30 wita kedua korban dilarikan ke Rumah Sakit Aloei Saboe oleh para saksi, dibantu masyarakat lainnya.

Disekitar tempat kejadian terdapat setidaknya 4 orang lainnya yakni Nenek beserta Tante dari korban Rasya. Ditengarai, batu tersebut jatuh akibat hujan lebat disertai badai yang cukup kencang. (hg)
