Hargo.co.id GORONTALO – Kepala Dinas Sosial Kota Gorontalo Ben Idrus, mengaku pihaknya masih kewalahan mengatasi para pengemis yang beroperasi di wilayah Kota Gorontalo. Pasalnya meskipun sering dilakukan razia, namun para pengemis ini tetap melakukan aktifitasnya.
Selain itu menurut Ben idrus, kendala yang dihadapi pemerintah daerah adalah belum adanya tempat penampungan khusus bagi para pengemis dan gepeng yang terkena razia, sehingga setelah terjaring razia para pengemis ini hanya diberi pembinaan, setelah itu di kembalikan ke rumahnya masing-masing.
Tak hanya itu, Ben juga mengungkapkan, tingginya penghasilan para pengemis itu, juga menjadi salah satu daya tarik meningkatnya jumlah pengemis yang mengadu nasib di Kota Gorontalo.
“Sebagian besar pengemis yang ada di Kota Gorontalo ini merupakan pengemis dari luar Kota, meski tak sedikit juga yang warga asli Kota Gorontalo, mereka tergiur dengan penghasilan yang sangat tinggi dari mengemis,†tambahnya.
Ben juga mengatakan, Dinas Sosial Kota Gorontalo sendiri, sejauh ini hanya bisa meningkatkan upaya razia dan swiping terhadap para pengemis dan gepeng itu, sambil menunggu adanya program pembangunan rumah singgah dari Pemerintah Provinsi Gorontalo, yang menurutnya bisa menjadi salah satu solusi jitu untuk menekan jumlah pengemis di Kota Gorontalo.
“Hari ini yang tertangkap lima orang, mereka kami bina kemudian diserahkan kepada Dinas Sosial Kabupaten Gorontalo dan Bone Bolango, karena semuanya bukan warga Kota Gorontalo,†tegasnya. Ben juga menghimbau kepada warga Kota Gorontalo untuk bisa melaporkan kepada pihaknya apabila melihat dan mendapati pengemis yang beroperasi di Kota Gorontalo.(tr-45/ar/hargo)
