Tim Pencarian Korban Tambang Taluditi Dihentikan

×

Tim Pencarian Korban Tambang Taluditi Dihentikan

Share this article
TIM pencari yang terdiri dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri dan aparat Kecamatan usai melakukan pencarian korban tambang Taluditi.

GORONTALO,Hargo.co.id – Badan Search And Rescue Nasional (Basarnas) Gorontalo akhirnya menghentikan pencarian korban yang hilang tertimbun longsor di tambang ilegal Kecamatan Taluditi, Pohuwato. Sejatinya, dari empat korban tewas yang tertimbun, tinggal satu jasad lagi yang belum ditemukan.

“Pencarian korban resmi kita hentikan sementara per hari Sabtu tanggal 13 Januari 2018,” ketus Kepala Basarnas Gorontalo, Muslimin, kepada Gorontalo Post, kemarin, Ahad (14/1).

Muslimin mengatakan, pihaknya bersama aparat gabungan lainnya sudah melakukan pencarian di lokasi kejadian kurang lebih selama 7 hari berturut-turut.

Dan dari hasil perundingan dan pengarahan dari pihak keluarga dan instansi yang terlibat langsung dalam tim pencarian akhirnya disepakati bahwa pencarian dihentikan sementara, “Tapi kalau ada informasi atau tanda-tanda ditemukannya korban, operasi SAR akan dibuka kembali,” timpal Muslimin.

Sebelumnya, dari hasil pencarian sudah ada tiga korban yang berhasil ditemukan. Semuanya tewas tertimbun longsor.

Masing-masing Suharto Usman (49) warga Limboto, Kabupaten Gorontalo, Hamin Tun (23) warga Tirto Asri, Taluditi, dan yang terakhir ditemukan adalah Yanto Kune (35) warga Desa Tirto Asri, Taluditi, Pohuwato. Sedangkan satu korban yang belum ditemukan adalah Dimas Usman (24) warga Limboto, Kabupaten Gorontalo.

Salah satu alasan dihentikannya pencarian juga karena medan dan cuaca. “Medan yang berat dan cuaca yang cukup ekstrim membuat kami kesulitan.

Meski demikian, sejauh ini anggota di lapangan telah berupaya semaksimal mungkin dan ini patut diapresiasi. Dikemudian hari, jika ada indikasi tentang korban yang satunya lagi, maka kami akan kembali melanjutkan operasi,” tutupnya.(kif)