Hargo.co.id GORONTALO – Komitmen Pemeritah Provinsi (Pemprov) Gorontalo untuk meningkatkan kualitas guru semakin tinggi.
Tahun 2017, diagendakan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) guru PNS tingkat SMA/SMK sebesar Rp 2 juta.
Gubernur Gorontalo Rusli Habibie pada saat penutupan Diklat Guru Pembelajar SMA/SMK, mengatakan, untuk meningkatkan kualitas guru, maka guru harus disejahterakan.
Karena itu, Pemprov Gorontalo sudah merencanakan guru PNS untuk tingkat SMA/SMK yang sudah dialihkan menjadi tanggung jawab provinsi pada 2017 sebesar Rp 2 juta. Serta gaji ke-13 dan ke-14 sebesar Rp1,35 juta.
“Kalau ketika menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten/kota TKD masih kurang dan bahkan tidak ada. Setelah dilimpahkan ke provinsi, mulai 2017 nanti akan diberikan TKD sebesar Rp 2 juta sama dengan TKD staff di Pemprov. Sementara untuk guru honorer SMA/SMK yangg menjadi kewajiban provinsi akan mendapat honor sebesar Rp 1,8 juta,†kata Rusli Habibie saat sambutan menutup Diklat Guru Pembelajar SMA/SMK se-Provinsi Gorontalo di Hotel Grand Q, kemarin (2/8).
Rusli Habibie menambahkan, upaya meningkatkan kesejahteraan guru diharapkan akan berbanding lurus dengan kualitas guru dalam mendidik muridnya. Sehingga lahirlahh murid-murid pintar dan berprestasi yang nanti akkan membangun Gorontalo lebih sejahtera.
Terlebih menurutnya, komitmen meningkatkan kualitas pendidikan terinspirasi dari sosok tokoh bangsa yang juga mantan Presiden RI Ke-3 BJ. Habibie.
