POSO – Akibat Ablasi atau proses pengikisan tanah di sekitar aliran sungai, Tower SUTT 150 KV Poso-Sidera Roboh yang mengakibatkan Sistem Transmisi Sulteng Mengalami Gangguan. Seperti dilansir dari radarposo.com (grup hargo.co.id), Tower Transmisi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150kV yang menghubungkan Poso-Sidera roboh pada pukul 08.30 WITA, akibat banjir yang membuat aliran sungai berubah. Hal tersebut menyebabkan pondasi tower tergerus dan membuat Tower nomor 46 roboh dan terguling di aliran sungai Puna yang airnya cukup deras.
Sugeng Hidayat selaku Manajer AP2B Minahasa menyatakan bahwa, pada Inspeksi petugas PLN (mandroline) terakhir pada tanggal (18/04/2017) menyatakan bahwa jarak tower dari sungai masih 30 meter dengan lahan datar disekitarnya, statusnya masih terbilang aman. Hal ini di ungkapkan Sugeng Hidayat melalui media sosial atau facebook “PLN Wilayah Sulawesi Utara, Tengah dan Gorontaloâ€
Sementara itu Anwar warga Desa Tabalu yang ada di sekitar tempat kejadian mengatakan bahwa kemiringan tower SUTT tersebut sudah lama, namun tidak ada perbaikan. Selain itu Anwar juga menjelaskan bahwa bukan hanya satu kali ini tower SUTT roboh, namun kedua kalinya.
â€ini yang kedua kalinaya tower roboh, sebelum tower 46 ada tower sebelumnya yang pernah roboh juga di sekitar sini karena tergerus air karena tidak kunjung di perbaiki†kata Anwar ke halaman berikut >>
