Ekonomi

Tunjukkan Kiprah Nyata melalui Inovasi Berkelanjutan Terobosan Pertama di Indonesia, Srikandi Jasa Marga Raih Anugerah Kartini Infrastruktur 2026

×

Tunjukkan Kiprah Nyata melalui Inovasi Berkelanjutan Terobosan Pertama di Indonesia, Srikandi Jasa Marga Raih Anugerah Kartini Infrastruktur 2026

Share this article
Tunjukkan Kiprah Nyata melalui Inovasi Berkelanjutan Terobosan Pertama di Indonesia, Srikandi Jasa Marga Raih Anugerah Kartini Infrastruktur 2026

PT Jasa Marga (Persero) Tbk kembali menunjukkan kiprah nyata perempuan dalam mendorong inovasi berkelanjutan di sektor infrastruktur. Melalui kontribusi dan terobosan yang dihadirkan, Jasa Marga berhasil meraih penghargaan pada kategori Kartini Infrastruktur Inovatif dalam ajang Anugerah Kartini Infrastruktur 2026 yang diselenggarakan oleh Majalah Lintas Infrastruktur dan Transportasi di Jakarta, Rabu (22/04). Ajang Anugerah Kartini Infrastruktur 2026 merupakan bentuk apresiasi terhadap peran strategis perempuan dalam pembangunan infrastruktur nasional.

Penghargaan tersebut diberikan kepada Srikandi Jasa Marga yaitu Eva Dayana, yang merupakan Pemimpin Proyek Jalan Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi (Prosiwangi) yang dikelola oleh PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (PT JPB). Dalam menerima penghargaan tersebut, Human Capital Development Group Head Jasa Marga Aprilizayanti Putri turut hadir mewakili manajemen Perusahaan.

Di tempat terpisah, Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi kontribusi karyawati Jasa Marga dalam menghadirkan inovasi yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas pembangunan infrastruktur.

“Penghargaan ini menunjukkan bahwa karyawati Jasa Marga memiliki peran strategis sebagai motor penggerak inovasi. Melalui berbagai terobosan yang dihadirkan, kami terus mendorong terciptanya infrastruktur yang berkelanjutan, efisien, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat serta perekonomian nasional,” ujar Rivan.

Kiprah nyata tersebut diwujudkan melalui sejumlah inovasi strategis, salah satunya yaitu melalui pengembangan konsep Hybrid Wind Tree di Jalan Tol Prosiwangi, sebuah instalasi berbentuk pohon pertama di Indonesia yang mengintegrasikan energi angin dan matahari sebagai sumber listrik. Teknologi ini dirancang untuk mendukung operasional fasilitas kawasan tol sekaligus menghadirkan solusi efisiensi yang berkelanjutan.

Lebih dari sekadar inovasi teknis, kehadiran Hybrid Wind Tree menjadi simbol transformasi menuju infrastruktur jalan tol yang lebih ramah lingkungan. Inisiatif tersebut diakui secara nasional oleh Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai pionir pemasangan turbin angin yang terintegrasi dengan panel surya pertama di jalan tol Indonesia, menandai tonggak penting dalam pengembangan energi terbarukan di sektor transportasi.

Berita Terkait:  PTPP Kembali Diakui dalam Fortune Southeast Asia 500 Tahun 2026, Tegaskan Daya Saing dan Ketahanan Bisnis di Tingkat RegionalPT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), kembali mencatatkan pencapaian di tingkat regional dengan berhasil mempertahankan posisinya selama tiga tahun berturut-turut dalam daftar Fortune Southeast Asia 500. Dalam pemeringkatan tahun 2026 ini, PTPP menempati peringkat ke-279 dari 500 perusahaan terbesar di Asia Tenggara berdasarkan pendapatan tahun fiskal 2025. Di sektor Engineering & Construction Indonesia, PTPP juga berhasil menempati peringkat ketiga, menegaskan posisi Perseroan sebagai salah satu pelaku utama industri konstruksi nasional yang mampu bersaing di tingkat regional. Penghargaan dan pemeringkatan Fortune Southeast Asia 500 tahun 2026 merupakan bagian dari inisiatif Fortune Media dalam memetakan kinerja 500 perusahaan terbesar di kawasan Asia Tenggara berdasarkan pendapatan. Program ini diselenggarakan oleh Fortune Media bersama Danantara Indonesia, dan menjadi forum apresiasi bagi perusahaan-perusahaan dengan skala bisnis terbesar di kawasan. Sertifikat penghargaan diserahkan secara langsung oleh CEO Fortune Asia, Khoon Fong Ang, kepada perwakilan perusahaan pada ajang Executive Dinner & Fortune Southeast Asia 500 Awards 2026 yang digelar di East Ballroom, The Langham Jakarta, Sudirman Central Business District (SCBD), pada 18 Juni 2026. Acara tersebut mempertemukan para pimpinan perusahaan terkemuka dari berbagai negara di Asia Tenggara yang masuk dalam daftar Fortune Southeast Asia 500. Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menyampaikan bahwa pencapaian ini mencerminkan ketahanan bisnis serta konsistensi kinerja Perseroan di tengah dinamika industri konstruksi dan infrastruktur yang terus berkembang. “Pengakuan ini mencerminkan konsistensi PTPP dalam menjaga kinerja operasional dan memperkuat fundamental bisnis di tengah tantangan industri yang dinamis. Ke depan, kami akan terus fokus pada peningkatan efisiensi, penguatan tata kelola perusahaan, serta eksekusi proyek-proyek strategis nasional yang memberikan nilai tambah berkelanjutan,” ujar Joko Raharjo. Capaian ini memperkuat posisi PTPP sebagai perusahaan konstruksi dan investasi nasional dengan daya saing regional, sekaligus mencerminkan kontribusi Perseroan dalam mendukung pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sebagai perusahaan konstruksi dan investasi terkemuka di Indonesia dengan pengalaman lebih dari tujuh dekade, PTPP terus berkomitmen menjalankan transformasi bisnis secara berkelanjutan melalui inovasi, digitalisasi, penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), serta penguatan portofolio usaha yang berkelanjutan. Dengan kembali masuk dalam Fortune Southeast Asia 500 Tahun 2026, PTPP menegaskan posisinya sebagai perusahaan konstruksi nasional yang memiliki daya saing di tingkat regional serta berperan aktif dalam mendukung pembangunan ekonomi Indonesia. —SELESAI— About PT PP (Persero) Tbk PT PP (Persero) Tbk (kode emiten: PTPP) merupakan salah satu perusahaan konstruksi dan terkemuka di Indonesia yang berdiri sejak tahun 1953. Saat ini, PTPP memiliki 7 (tujuh) lini bisnis yang terintegrasi mulai dari Upstream, Middlestream sampai dengan Downstream, yang meliputi: Energi, Properti, Infrastruktur, Jasa Konstruksi, Engineering, Procurement and Construction (EPC), Peralatan Berat dan Pracetak. PTPP memiliki jejak rekam yang solid dan berhasil memenangkan penghargaan atas proyek-proyek konstruksi Pelabuhan, Pembangkit Listrik, Airport, Bendungan, dan Gedung di Indonesia. PTPP merupakan pionir untuk konsep Eco-Friendly Green Building di Indonesia yang telah memenangkan beberapa penghargaan lokal dan internasional atas hasil karyanya. PTPP mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 9 Februari 2010, dengan kepemilikan publik sebesar 49%. Pada tahun 2015, PTPP mencatatkan saham entitas anak PT PP Properti Tbk (kode emiten: PPRO) di Bursa Efek Indonesia sebanyak 35%. Untuk mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan di masa depan, PTPP berekspansi di sektor Energi dan Infrastruktur di tahun 2016. Pada tahun 2017, entitas anak yang bergerak sebagai kontraktor berbasis peralatan berat PT PP Presisi Tbk (kode emiten: PPRE) melantai di Bursa Efek Indonesia dengan melepas 23% saham ke publik. Untuk menghadapi era Industry 4.0, PTPP melakukan strategi operasional excellence dengan menerapkan sistem informasi yang handal, yaitu ERP sebagai enterprise system utama yang didukung berbagai aplikasi penunjang operasional dalam menjawab tantangan dan kebutuhan perusahaan kedepan. PTPP juga menerapkan penggunaan Building Information Modeling (BIM) serta penguasaan teknologi baru lainnya yang bertujuan untuk meningkatkan kecepatan, akurasi dan efisiensi serta menjadi perusahaan yang unggul serta excellence. Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Tak hanya di sektor energi, terobosan inovasi juga dilakukan pada bidang geoteknik melalui penerapan metode Deep Cement Mixing (DCM) untuk pertama kalinya pada proyek jalan tol di Indonesia. Metode ini memungkinkan perbaikan tanah lunak dengan mencampurkan semen langsung ke dalam tanah hingga kedalaman tertentu, sehingga meningkatkan kekuatan dan stabilitas lahan secara signifikan. Metode DCM sebelumnya lebih banyak diterapkan di luar negeri yang kemudian dimodifikasi dan diterapkan di proyek Jalan Tol Prosiwangi. Hasilnya, struktur tanah yang semula lunak dapat diperkuat sehingga mampu menopang konstruksi jalan tol secara lebih aman dan efisien.

Penerapan metode DCM tersebut berhasil mengantarkan tim meraih penghargaan Kategori Diamond pada ajang Temu Karya Mutu & Produktivitas Nasional (TKMPN) XXIX Tahun 2025, serta Kategori Bintang 5 pada Jasa Marga Innovation Competition (JMIC) Tahun 2024.

Melalui pencapaian ini, Jasa Marga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), memperluas pemanfaatan energi terbarukan, serta mendorong penggunaan teknologi dan material ramah lingkungan dalam setiap proyek jalan tol. Mengusung konsep green toll road, Jasa Marga akan terus menghadirkan inovasi yang berdampak dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran perempuan sebagai penggerak utama dalam transformasi industri infrastruktur nasional yang semakin adaptif, inklusif, dan berdaya saing global.

Tentang PT Jasa Marga (Persero) Tbk

PT Jasa Marga (Persero) Tbk

Email: corcomm@jasamarga.co.id

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES