Kamis, 21 Oktober 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Usai Berhubungan Dengan Pasangan, Hindari Kesalahan Seperti Ini

Oleh Berita Hargo , dalam LifeStyle , pada Jumat, 12 Agustus 2016 | 20:31 PM Tag: , ,
  

Hargo.co.id – Percaya atau tidak, banyak orang yang merasa sedih atau tertekan usai berhubungan seks. Hal itu disebabkan banyaknya pria yang pergi begitu saja atau meninggalkan pasangannya tidur usai berhubungan seks.

Padahal wanita usai berhubungan seks masih ingin mengobrol santai dengan pasangan. Mereka ingin lebih rileks usai berhubungan seks dan mengeluarkan banyak energi.

Dilansir Pop Sugar, kondisi ini dalam bahasa Perancis dan Latin dikenal dengan istilah Post-Coital Tristesse (PCT).

Tristesse artinya kesedihan. Banyak orang yang terkena sindrom PCT akan mengalami perasaan sepi, tegang, dan sedih dua jam setelah berhubungan seks.

Lalu mengapa ini bisa terjadi? Ini disebabkan hormon prolaktin. Wanita memiliki hormon ini untuk menyusui, sedangkan pria tidak.

Tubuh wanita menciptakan hormon ini usai mencapai orgasme melepas dopamin, hormon yang merangsang gairah seksual. Jadi prolaktin diyakini membuat situasi menjadi drama dan melankolis.

Penyebab lainnya seseorang merasa sedih setelah berhubungan seks adalah ketidaksiapan pasangan membuat komitmen. Berhubungan badan adalah menyatukan dua orang dengan melepaskan dopamin yang membuat tubuh merasa bergairah saat berhubungan seks. Namun saat takut dengan komitmen, Anda bisa merasa kesepian dan sedih.

Komunikasi dan komitmen juga perlu dilakukan saat berhubungan seks. Pernyataan “Aku Cinta Kamu” atau “Aku Ingin Memiliki Anak Denganmu” mungkin menjadi solusi membuat hubungan seks menjadi lebih nyaman. Pasangan pun akan merasa lebih tenang. (ris/JPG/hargo)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar