Usai Salat Subuh, Hamim Lantik Pejabat OPD Baru

×

Usai Salat Subuh, Hamim Lantik Pejabat OPD Baru

Sebarkan artikel ini
Bupati Hamim Pou didampingi Wabup Kilat Wartabone mengukuhkan dan melantik sebanyak 28 pejabat PTP kabinet OPD baru dan 5 tim kerja bupati, di Pondopo Bandhayo Bone Bolango, Minggu (1/1). (F.Hms/Sehe).

BONE BOLANGO, hargo.co.id – Pelantikan pejabat yang akan mengisi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kembali berlanjut.

Setelah sebelumnya, Walikota Gorontalo Marten Taha, Bupati Kabupaten Gorontalo Nelson Pomalingo dan Bupati Pohuwato Syarif Mbuinga melantik para pejabatnya.

Minggu (1/1) usai Salat Subuh, giliran Bupati Hamim Pou mengukuhkan dan melantik 28 pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (PTP) untuk mengisi kabinet OPD baru di lingkungan Pemkab Bone Bolango.

Selain mengukuhkan 12 pejabat PTP dan melantik 16 pejabat PTP, Bupati Hamim Pou yang didampingi Wabup Kilat Wartabone juga melantik 5 orang tim kerja Bupati Bone Bolango masa bhakti 2017, di Pondopo Bandhayo Bone Bolango atau Rudis Bupati Bone Bolango, Minggu (1/1).

Bupati Hamim Pou mengatakan, pelantikan di hari libur itu sebagai penegasan bahwa kepala daerah maupun wakil kepala daerah tidak punya hari libur.

Pemda Bone Bolango, lanjut Hamim Pou bekerja sepanjang tahun, karena kepala daerah dan wakil kepala daerah tidak punya cuti, beda dengan ASN yang tiap tahun ada sampai 2 minggu mengajukan cuti.

“Kami tidak punya cuti sama sekali, tidak punya waktu libur sama sekali. Apa artinya dari semua itu? Saya ingin mengatakan kepada anda semua bahwa kalau saudara-saudara menjadi pembantu kami, maka saya ingin juga tidak boleh ada hari libur. Kita tidak boleh hanya bekerja di waktu-waktu jam dinas,” ujar Hamim.

Hamim juga mengungkapkan, ada beberapa kepala dinas buruk dalam berkomunikasi, tidak hanya secara internal atau horizontal, tetapi terhadap atasannya juga tidak begitu bagus. “Bupati menelpon Kadis-nya tidak mengangkat telpon tersebut.

Itu semua harus diubah di tahun 2017 ini. Semua Hand Phone harus hidup 24 jam. Susah sekali saya bekerja disini. Padahal kapasitasnya, kita ini bukan swasta yang biasa caplok dari sana sini taruh di SKPD,” tegas Hamim Pou. (roy/hargo)