Rabu, 6 Juli 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Vaksin Palsu Diduga Masih Beredar di Gorontalo

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Selasa, 26 Juli 2016 | 13:21 Tag:
  

Hargo.co.id GORONTALO – Sebagai langkah antisipasi beredarnya vaksin palsu di Kota Gorontalo. Dinas Kesehatan (Dikes) Kota Gorontalo mengintensifkan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah rumah sakit swasta, apotek, serta klinik pengobatan.

Seperti halnya pada Senin (25/7) kemarin, Sidak Dinas Kesehatan ini,
menyasar RS Bunda, Kota Gorontalo.Sidak tersebut dilakukan guna mengantisipasi dugaan vaksin palsu tersebut beredar di Gorontalo.

Pantauan Gorontalo Post (Hargo Group), Sidak Dikes di RS Bunda tersebut cukup mengejutkan petugas rumah sakit. Dari ruang lobi, petugas Dikes pun langsung bergeras menuju ruangan obat-obatan rumah sakit.

Satu demi satu jenis vaksin yang digunakan rumah sakit setempat dilakukan pengujian. Hasilnya nihil. Petugas tidak menemukan adanya vaksin palsu di RS Bunda.

“Kita melakukan pengecekan seluruh rumah sakit di Kota Gorontalo, baik milik pemerintah maupun swasta. Peredaran vaksin juga akan terus diawasi agar selamanya rumah sakit di Gorontalo bebas vaksin palsu,” ujar Kepala Dinas Kesehatan, Kota Gorontalo dr. Nur Albar.

Ia mengatakan, sejak terkuak kasus vaksin palsu, Pemerintah Kota Gorontalo telah melakukan sejumlah langkah penanganan. Termasuk pula melakukan pemeriksaan maraton ke rumah sakit maupun apotik.

“Kami melakuan koordinasi dengan Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Gorontalo untuk bersama-sama melakukan pengawasan vaksin,” jelasnya.

Nur Albar menjelaskan pula, vaksin yang digunakan oleh rumah sakit swasta dan rumah sakit pemerintah termasuk Puskesmas, dijamin merupakan vaksin resmi, yang merupakan pengadaan dari Kementerian Kesehatan.

Namun pihaknya tetap akan melakukan pemeriksaan rutin terhadap rumah sakit yang berada di Kota Gorontalo. (tr-49/ar/hargo)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar