Vakum Dua Minggu, Yayasan-Manajemen RSI Gorontalo Dirombak

×

Vakum Dua Minggu, Yayasan-Manajemen RSI Gorontalo Dirombak

Share this article
Rumah sakit islam Gorontalo.

Keputusan tersebut jelas Marten, yakni melakukan regenerasi terhadap kepengurusan yayasan. Dimana dalam forum disepakati bersama, kepengurusan yayasan dipimpin Wakil Gubernur Idris Rahim, dengan ketua harian prof Dr Haris Panai, Sekertaris umum dr Rusli Katili,
Wakil-wakil Ketua, dr Elson Zakaria, dan dr. Candra Lasimpala, Bendahara dr Teti Tuloli, Wakil Sekertaris Rahmat musa, Wakil Bendahara Abdul Salimi.

Selain itu dalam forum tersebut, Pemerintah Kota Gorontalo juga mengusulkan menetapkan dewan pengawas, dan pengawas yang diketua prof Nelson Pomalingo, dan dr Thaib Saleh, Fatmawati Syarief. Selain itu dewan pengawas juga dibentuk, dengan melibatkan asosiasi rumah sakit.

“Untuk Dewan Pembina kita mengakomodir pendiri rumah sakit ibu Mince, dan Pak Nani Tuloli,” tambahnya lagi.

Meski dimikian tegas Marten, keputusan keputusan yang dihasilkan pengantiannya harus melalui mekanisme anggara dasardan anggaran rumah tangga daripada yayasan dan peraturan perundang-undangan.

“Jadi ini tidak seperti meletakkan kepengurusan organisasi biasa, tetapi melalu akta notaris dan sesuai dengan angaran dasar dan anggaran rumah tangga,” ujar Marten.

Sementara itu keputusan dari rapat lainnya, yakni mengusulan adanya penyusunan mekanisme kerja hubungan antara yayasan dan manejemen, dan konsepnya sudah disampaikan untuk dibahas, serta disepakati dalam forum. Sehingga manejemen bisa berjalan dengan baik tanpa intervensi dari yayasan.

Sehingga manejemen bisa memiliki kebebasan dalam menjalankan misi rumah sakit dalam rangka peningkatan derajat kesehatan pasien.

Di masa transisi sendiri, pemerintah Kota Gorontalo dalam hal ini Dinas Kesehatan Kota Gorontalo akan melakukan pendampingan, dan akan melakukan Audit scara total kondisi aset rumah sakit, maupun keuangan, dan pelayanan.