Hargo.co.id MARISA – Status Marisa sebagai ibukota Pohuwato, membuat wilayah ini sering mendapat sorotan. Berbagai sorotan dari warga mulai dari soal sampah yang belum dikelola dengan baik, hingga pengaturan arus lalu lintas yang masih semraut, diharapkan mendapat perhatian pemerintah untuk segera diatasi.
Kesemrautan arus lalu lintas yang ada di daerah ini, dipicu akibat rambu-rambu lalu lintas yang tak berfungsi dengan baik. Parahnya lagi kondisi ini sudah berlangsung lama dan seolah dibiarkan begitu saja.
Pantauan Gorontalo Post (group hargo.co.id)kondisi lampu kontrol arus lalu lintas itu sudah tak menyala lagi bahkan sudah tak berfungsi total. Sehingga pengendara dengan leluasa menerobos meski di tengah kemacetan atus lalu lintas. Belum lagi jika di hari – hari pasar, tentu kemacetan arus lalu lintas semakin parah dilokasi tesrebut.
Apalagi ketika arus mudik tiba, ini akan memicu kemacetan mengingat intensitas kendaraan yang melintas di daerah ini kian tinggi. Apalagi traffic light yang tidak berfungsi tepat berada pada titik rawan kemacetan. Ini juga akan memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Gorontalo Post ketika mengorek informasi dari warga setempat, jika kondisi traffic light itu sudah lama tak berfungsi dan terabaikan begitu saja. “Berdasarkan penuturan dari instansi terkait jika traffic light itu merupakan domain pemerintah provinsi, bukan tanggung jawab daerah,†kata Samin, salah seorang warga setempat.
Apalagi lanjut kata dia, tak lama lagi memasuki mudik lebaran, sehingga titik rawan kemacetan dan rawan laka lantas perlu di antisipasi salah satunya dengan rambu lalu lintas. Dirinya berharap agar Pemkab Pohuwato maupun Pemprov Gorontalo agar bisa saling berkoordinasi untuk bisa melakukan perbaikan lampu rambu tersebut, demi keselamatan, kenyamanan dan ketentraman masyarakat dalam berlalu lintas. (tr-30/hargo)
