Rabu, 26 Januari 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Warga Sari Tani Kesulitan Menelpon dan Mengakses Internet  

Oleh Admin Hargo , dalam Metropolis , pada Sabtu, 18 Desember 2021 | 14:05 PM Tag: , ,
  Ilustrasi. Warga di Desa Sari Tani kesulitan menelpon dan mengakses internet. (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Warga Desa Sari Tani, Kecamatan Wonosari, Boalemo, sepertinya masih jauh dari kata merdeka jaringan. Jangankan untuk mengakses internet, untuk menelpon saja mengalami kesulitan.

Kasi Kesejahteraan Desa Sari Tani, Rico Dakio, mengungkapkan, untuk layanan jaringan internet yang pernah diadakan pemerintah untuk Desa Sari Tani, hanya berbentuk skala kecil dan belum merata.

“Untuk jaringan internet, hanya menggunakan wifi. Internet hanya dalam bentuk skala kecil. Hanya di seputaran pusat desa saja, itupun belum maksimal,”curhat Rico Dakio, kepada Hargo.co.id, pada Rabu, (15/12/2021).

Rico Dakio berkata, padahal sasaran internet adalah guna memperlancar pendataan untuk memaksimalkan pelayanan publik. Namun, dengan kondisi seperti sekarang ini lanjutnya, pelayanan menjadi belum maksimal.

“Tiba waktunya kami melakukan pendataan, terkadang 1 x 24 jam itu sampai 5 – 6 kali ngadat. Kalau dipersenkan, jaringan internet di Desa Sari Tani itu hanya sekitar 30 persen saja. Artinya, masih perlu sentuhan lagi,” katanya, menerangkan.

Kalau diprediksi, kata aparatur desa terpencil di Boalemo tersebut, layanan jaringan yang bisa dijangkau di desa ini, hanya seluar 2 kilo keliling. Masih jauh dari apa yang diharapkan oleh masyarakat yang berjumlah sekitar 5 ribuan di sana.

“Untungnya sebagian masyarakat di sana juga memiliki usaha wifi, dengan begitu anak-anak sekolah yang belajar online sedikit terbantu. Bahkan kami di desa juga misalnya tidak maksimal kualitas jaringan internet kami, terkadang lari ke rumah warga yang mempunyai jaringan internet yang berkualitas,” imbuhnya.

Pada intinya lanjut Daco Dakio, saat ini masyarakat di Desa Sari Tani, begitu menginginkan dan mengharapkan, adanya peningkatan fasilitas pembangunan. Selain jaringan telekomunikasi katanya, akses jalan di Desa ini juga perlu perhatian. (***)

 

Penulis : Abdul Majid Rahman

(Visited 109 times, 1 visits today)

Komentar