Hargo.co.id BLOK PLAN – Ketua Komisi I DPRD Pohuwato Wawan Hatama, menyerukan kepada Pemerintah Daerah Pohuwato agar dalam pelaksanaan mutasi nanti, Aparat Sipil Negara (ASN yang akan ditempatkan pada suatu jabatan, agar memperhatikan latar belakang pendidikannya, hal ini agar jabatan yang diembannya sesuai dengan ilmu yang diperoleh saat sekolah.
pernyataan Wawan Hatama ini menyikapi adanya mutasi yang akan dilakukan Pemerintah Pohuwato. Yang mana menurutnya, mutasi itu sebagai bentuk penyegaran. Penyegaran itu sendiri dilakukan agar dapat meningkatkan sumber daya manusia ASN.
“Hanya saja, dalam mutasi yang akan dilakukan harus bisa membedah pejabat – pejabat yang diangkat di SKPD, maupaun pimpinan SKPD. Penempatan ASN harus sesuai dengan ilmu dan keahlian yang dimiliki,” kata Wawan hatama.
Lanjut katanya, jika tidak maka akan ada ASN yang menempati jabatan tak sesuai dnegan disiplin ilmu yang dimiliki. Suatu pekerjaan harus diserahkan kepada orang yang mampu mengurusnya sesuai dengan disiplin ilmunya.
“Jika pekerjaan diserahkan kepada orang yang tidak menguasainya bisa dipastikan pekerjaan tidak akan baik. Demikian ilustrasi di dalam pemerintahan, sehigga mutasi kali ini harus objektif,” ungkap politisi muda Gerindra ini.
Disamping tujuan penyegaran organisasi pemerintahan, pelaksanaan mutasi, kata Wawan Hatama mempunyai dimensi tujuan yang dalam kerangka manajemen dan pelayanan publik untuk kesejahteraan masyarakar.
Apalagi SKPD yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, sangat penting menempatkan orang – orang yang profesional dan mampu mengelola program pemerintah daerah.
“Kita berharap agar mutasi yang akan dilakukan untuk meningkatkan produktivitas kerja ASN, agar lebih mempersembahkan yang terbaik untuk daerah Pohuwato tercinta dan masyarakat secara umum,” tandasnya. (tr-30/hargo)
