Kab. Bone Bolango

Merlan Siap Wujudkan Keinginan Warga Boludawa, Mulai dari Pemekaran Hingga Penanganan Sampah

×

Merlan Siap Wujudkan Keinginan Warga Boludawa, Mulai dari Pemekaran Hingga Penanganan Sampah

Sebarkan artikel ini
Merlan Siap Wujudkan Keinginan Warga Boludawa, Mulai dari Pemekaran Hingga Penanganan Sampah
Bupati Bone Bolango, Merlan Uloli ketika menampung aspirasi warga Desa Boludawa, Kecamatan Suwawa, Selasa (3/9/2024).

Hargo.co.id, GORONTALO – Bupati Bone Bolango, Merlan Uloli menyatakan siap untuk mewujudkan keinginan warga Desa Boludawa, Kecamatan Suwawa. Yaitu, terkait pemekaran dan persoalan sampah.

Berita Terkait:  Izin Pertambangan Bukan Kewenangan Daerah, Merlan: Pusat Harus Beri Solusi, Kasian Penambang

“Pemekaran ini mungkin terkait juga dengan penganggaran dan Insya Allah ini akan menjadi prioritas kita pemerintah daerah,” kata Merlan Uloli saat berdiskusi dengan warga pada pelaksanaan program bupati ngantor di desa (Bunga Desa) di Kecamatan Suwawa, Selasa (3/9/2024).

“Sementara untuk masalah sampah dan kebersihan ini saya setuju karena memang sampah ini menjadi sumber penyakit apalagi Desa ini menjadi masalah serius di Desa Boludawa,” tambah Merlan Uloli.

Berita Terkait:  RPIK Pemkab Bone Bolango 2025-2045 Fokus di Sektor Pertanian dan Perkebunan

Sebelummnya, Rizal Mooduto perwakilan masyarakat Desa Boludawa mengungkapkan, pembangunan di Desa Boludawa masih tergolong rendah.

Menurutnya, hal tersebut dipengaruhi oleh dana desa yang hanya sebesar Rp 1 miliar. Di sisi lain, lanjut Rizal, wilayah desa tergolong luas.

Berita Terkait:  Kabila Bone Diterjang Banjir Bandang, Pjs Bupati Gercep Lakukan Penanganan

“Desa Boludawa ini menjadi satu-satunya desa yang belum dimekarkan di Bone Bolango. Penduduk disini ada kurang lebih 3.045 jiwa. Jika dimekarkan mungkin bisa menjadi 4 desa,” ungkap Rizal.

Rizal juga mengatakan, bantaran Sungai Bone yang berada di desa tersebut kerap dijadikan tempat pembuangan sampah oleh masyarakat. Dirinya pun berharap untuk armada pengangkut sampah desa jumlahnya bisa ditambah oleh pemerintah daerah.(Rls) 

Berita Terkait:  Kantor PMI Bone Bolango Dibobol Paksa, dr. Santi: Mulai Ada Gaya Premanisme