Gorontalo

Peserta PENAS Petani dan Nelayan XVII Aceh Tiba di Gorontalo, Apresiasi Sambutan Hangat Pemda

×

Peserta PENAS Petani dan Nelayan XVII Aceh Tiba di Gorontalo, Apresiasi Sambutan Hangat Pemda

Share this article
Peserta PENAS Petani dan Nelayan XVII Aceh Tiba di Gorontalo, Apresiasi Sambutan Hangat Pemda
Peserta PENAS Petani dan Nelayan XVII dari Aceh.

Hargo.co.id, GORONTALO – Sebanyak 37 peserta Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII dari Aceh telah tiba di Provinsi Gorontalo pada Rabu (17/6/2026) untuk mengikuti rangkaian kegiatan nasional yang dipusatkan di daerah tersebut.

Berita Terkait:  Dukcapil PMD Provinsi Gorontalo Gelar Rapat Konsolidasi Persiapan Pemilu 2024

Kedatangan rombongan ini menjadi gelombang pertama dari total ratusan peserta asal Aceh yang dijadwalkan hadir secara bertahap.

Setibanya di Gorontalo, para peserta disambut oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (P3AP2KB-PMD).

Berita Terkait:  Safari Jumat Gubernur Gusnar di Botupingge: Salurkan Bantuan Hingga Serap Aspirasi

Sambutan hangat yang diberikan mendapat apresiasi dari kontingen Aceh yang merasa dihormati sejak pertama kali menginjakkan kaki di Gorontalo.

Penanggung jawab penerimaan kontingen Aceh, Yana Yanti Sulaiman, menjelaskan bahwa pada hari pertama sebanyak 37 peserta telah tiba di Gorontalo.

Berita Terkait:  Bapenda Provinsi Bahas Ranpergub Sinergi Pemungutan Pajak Kendaraan

“Gelombang pertama berjumlah 37 orang. Setelah ini masih akan ada peserta lain yang datang secara bertahap dalam beberapa gelombang berikutnya,” ujar Yana.

Selain peserta KTNA, Bupati Gayo Lues menjadi kepala daerah pertama dari Aceh yang tiba di Gorontalo. Kehadirannya disambut melalui prosesi adat Mopotilolo, tradisi penyambutan tamu kehormatan khas Gorontalo yang sarat nilai penghormatan dan persaudaraan.

Berita Terkait:  Gubernur Gusnar dan RG Sepakat Perkuat Kolaborasi Dorong Kemajuan Ekonomi

“Bupati pertama dari Aceh yang datang sudah kami terima kemarin melalui prosesi adat Mopotilolo. Total ada empat bupati dari Aceh yang dijadwalkan hadir,” kata Yana.

Menurutnya, penyambutan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail agar setiap kepala daerah yang datang menghadiri kegiatan nasional di Gorontalo mendapatkan sambutan yang layak dan berkesan.

Berita Terkait:  Delapan Perusahaan Raih Penghargaan Nihil Kecelakaan Kerja di Gorontalo

Yana menambahkan, jumlah peserta asal Aceh yang terdaftar mencapai sekitar 270 orang. Mereka terdiri dari peserta KTNA, perwakilan Pemerintah Aceh, serta empat kepala daerah.

Seluruh peserta akan ditempatkan di sejumlah lokasi yang telah disiapkan panitia, termasuk kawasan homestay di Kelurahan Botulanaa yang menjadi wilayah penempatan kontingen Aceh.

Berita Terkait:  Penjagub Minta Kantor Dinas di Lingkungan Pemprov Lebih Ramah Disabilitas

Kontingen Aceh menilai sambutan yang diberikan mencerminkan eratnya hubungan persaudaraan antara Aceh dan Gorontalo. Ungkapan “Dari Serambi Mekkah ke Serambi Madinah” menjadi simbol kedekatan emosional yang mereka rasakan selama berada di daerah tersebut.

Kehangatan masyarakat, keramahan tuan rumah, serta penghormatan yang diberikan kepada para tamu membuat peserta merasa diterima dengan baik. Suasana itu sekaligus menambah semangat mereka untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan nasional yang akan berlangsung di Provinsi Gorontalo.(Awl) 

Berita Terkait:  Berkinerja Baik Kendalikan Inflasi, TPID Provinsi Gorontalo Dianugerahi Penghargaan