Advertorial

Sempat Vakum, Tanggidaa Group Kini Kembali Eksis Bersihkan Lingkungan

×

Sempat Vakum, Tanggidaa Group Kini Kembali Eksis Bersihkan Lingkungan

Share this article
Sempat Vakum, Tanggidaa Group Kini Kembali Eksis Bersihkan Lingkungan
Komunitas Tanggidaa Group ketika membersihkan saluran yang ada di Kelurahan Dulomo Selatan, Ahad (8/9/2024). (Foto: Alan untuk HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALOTanggidaa Group, sebuah komunitas yang dikenal dengan aksi-aksinya membersihkan lingkungan yang kotor, kini kembali eksis, setelah vakum selama tiga bulan.

Berita Terkait:  Sawaludin Jangan Dianggap Remeh, Doktor Hendra: Ancaman Bagi Incumbent

Organisasi yang dihuni anak-anak muda itu, kembali membersihkan lingkungan di Gorontalo lewat program ubah sampah jadi Rupiah (UPIA). Program itu, dikerjasamakan dengan PT PLN Nusantara Power UP Gorontalo.

Aksi pembersihan sampah akan dilaksanakan di 15 titik yang telah dimulai sejak Ahad (8/9/2024) berlokasi di Kelurahan Dulomo Selatan.

Berita Terkait:  Kampanye di Basis Golkar, Sawaludin Disambut Bak Pahlawan

“15 titik ini, target selesainya kami upayakan akhir Desember,” ungkap koordinator Tanggidaa Group, Jamaludin Kadir, Senin (9/9/2024).

Jamaludin menjelaskan mekanisme kerja dari program UPIA. Dimana, kata dia, sampah yang dibersihkan akan dipilah, mana yang bisa didaur ulang menjadi rupiah dan mana yang tidak.

Berita Terkait:  Pertamina Patra Niaga Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Kendari

“Sampah yang didaur ulang itu, disulap menjadi berbagai kerajinan, seperti furniture dan barang-barang lain yang bisa bernilai ekonomi. Pengolahannya, di workshop kampung iklim yang terletak Kota Gorontalo,” tandasnya.

Kampung iklim sendiri merupakan salah satu agenda dari Tanggidaa Group dengan PT PLN Nusantara Power yang dibiayai program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL), sama seperti dengan program UPIA.

Berita Terkait:  Rayakan Iduladha, Citimall Gorontalo Bagikan Hewan Kurban

Kampung iklim dibangun selama tiga bulan. Sebab, kata Alan, ada banyak yang dibangun, yakni jalan, tempat pengolahan sampah, tempat pemanfaatan sampah, pengolahan sampah, dan kerajinan yang terbuat dari sampah.

“Kevakuman selama tiga bulan kami dari aksi membersihkan lingkungan, karena membangun workshop dan kampung iklim dan Alhamdulillah sudah diresmikan,” terang Alan.

Berita Terkait:  TASPEN Gorontalo dan TASPEN Life Edukasi ASN Kabupaten Gorontalo tentang Top Up Manfaat

Untuk diketahui, Tanggidaa Group terbentuk atas ide kaula muda di Tanggidaa. Mereka terpanggil untuk menjaga lingkungan lantaran kondisi disejumlah wilayah Gorontalo banyak sampah.

“Dengan tagline “Kalau bukan siapa lagi” kami akan terus ada untuk lingkungan di Gorontalo. Kami ingin jadi anak muda yang bukan hanya jalan-jalan, duduk nongkrong dan sebagainya. Tetapi, juga mau jadi anak muda yang bermanfaat, contohnya seperti kegiatan kami saat ini,” pungkas Alan.(Adv) 

Berita Terkait:  DPRD Pohuwato Apresiasi Kontribusi Perusahaan dan Pembentukan Koperasi Plasma Kemitraan IGL dan BTL