GORONTALO, Hargo.co.id – Jumlah pengerajin karawo di Gorontalo cukup banyak, data pada Dinas Koperasi UMKM dan Perindustrian dan Perdagangan (Kumperindag) Provinsi Gorontalo jumlahnya mencapai 4821 pengerajin.
Jumlah ini termasuk para pelaku industri kecil menengah (IKM) .
“Jadi IKM karwo itu ada yang mereka sendiri pengerajinya, mereka yang pasarkan dan menjualnya,”ujar Kepala Dinas Kumperindag Haris Hadju kepada Gorontalo Post, Jumat (7/10).
Para pengerajin selama ini kata Haris Hadju terus mendapat pelatihan dan bahkan bantuan dari pemerintah Provinsi Gorontalo, serta membantu upaya promosi barang hasil sulaman.
“Ini ciri khas Gorontalo, makanya pak Gubernur begitu konsen mempromisikan karawo,”kata Haris Hadju.
Terkait dengan festival karawo yang akan dihelat, Minggu (9/10) besok, menurut Haris Hadju telah ada 37 kelompok karnaval yang terdaftar, yang merupakan perwakilan dari sejumlah instansi baik pemerintah, BUMN dan swasta di Gorontalo.
“Itu jumlah kelompok, setiap kelompok itu minimal 15 orang, tapi ada satu kelompok yang jumlahnya mencapai 80 orang. Kita sudah hitung, peserta karnaval sudah mencapai 800an orang,”ujar Haris.
Dikatakanya, untuk mengapresiasi para pengerajin karawo, Pemprov juga membuka stand pameran yang sebagian besar diperuntukan bagi IKM karawo.
“Ada juga fashion show karawo, menampilkan desain-desain karawo di Gorontalo,”paparnya.
Masih terkait festival karawo, Haris Hadju menambahkan akan digelar pencatatan rekor Muri, yakni penampilan 1000 pengerajin karawo secara serentak. (tro/hargo)
