Hargo.co.id, GORONTALO – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Gorontalo, Danial Ibrahim, resmi melepas peserta Pertukaran Pemuda Antar Provinsi (PPAP) 2025 asal Gorontalo yang akan bertugas di Provinsi Bali dan Provinsi Kalimantan Tengah.
Dalam sambutannya, Danial Ibrahim menegaskan bahwa program PPAP merupakan sarana strategis untuk memperkuat persatuan bangsa, memperluas wawasan pemuda, serta memperkenalkan budaya Gorontalo di tingkat nasional.
“Program ini adalah ruang belajar sekaligus pengabdian. Kalian adalah duta pemuda Gorontalo. Jagalah nama baik daerah, tampilkan budaya dan karakter Gorontalo yang religius, santun, dan penuh persaudaraan. Pulanglah nanti dengan membawa ilmu, pengalaman, dan semangat baru untuk memajukan pemuda di Gorontalo,” pesan Danial Ibrahim.
Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan pengalaman berharga bagi para peserta,
sekaligus menjadikan mereka duta pemuda yang mampu membawa nama baik Gorontalo
serta berkontribusi nyata bagi pembangunan kepemudaan Indonesia.
Sementara itu kedua peserta terpilih menyampaikan rasa terimakasih dan bangga atas kepercayaan yang diberikan.
“Perasaan saya setelah terpilih tentu sangat bangga, karena bisa bertahan dan memberikan yang terbaik mulai dari seleksi tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi, hingga nasional. Saya menganggap musuh terbesar adalah diri saya sendiri di masa lalu. Melalui program ini saya ingin bertukar ilmu, mengambil hal-hal baik dari daerah lain, serta belajar dari keberagaman Indonesia. InsyaAllah nanti saya pulang membawa semangat baru untuk kembali mengabdi dan memajukan pemuda Gorontalo,” kata Iksandi Aliwu, yang akan ditempatkan di Provinsi Kalimantan Tengah.
Sementara itu, Alifa, peserta yang ditempatkan di Bali, menyatakan dirinya bangga
menjadi bagian dari pemuda yang sadar akan perannya terhadap daerah, warisan, dan budaya.
“Melalui PPAP ini, saya belajar banyak untuk menjadi cerminan Gorontalo sekaligus berbagi informasi kearifan lokal dengan pemuda dari provinsi lain. Dari pemuda untuk Nusantara. Pemuda maju, Indonesia jaya, menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya. (Rls)












