Gorontalo

Kembali Sidak Dapur SPPG, Wagub Idah Tekankan Aspek Kebersihan Food Tray MBG

×

Kembali Sidak Dapur SPPG, Wagub Idah Tekankan Aspek Kebersihan Food Tray MBG

Sebarkan artikel ini
Kembali Sidak Dapur SPPG, Wagub Idah Tekankan Aspek Kebersihan Food Tray MBG
Wagub Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie ketika melakukan Sidak di dapur SPPG Tuladenggi, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, Jumat (3/10/2025).

Hargo.co.id, GORONTALO – Wakil Gubernur (Wagub) Gorontalo yang juga Ketua Satgas Percepatan Program MBG Provinsi Gorontalo, Idah Syahidah terus menunjukkan komitmennya menjaga kualitas Program makan bergizi gratis (MBG).

Berita Terkait:  Semangat Dukcapil Provinsi, Kabupaten dan Kota di Gorontalo Patut Diapresiasi

Tidak hanya fokus pada gizi dan keamanan makanan, kali ini Wagub Idah Syahidah menekankan aspek kebersihan Food Tray MBG atau ompreng.

Sidak digelar di dapur Sentra Penyedia Pangan Gorontalo (SPPG) Tuladenggi, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, Jumat (3/10/2025).

Berita Terkait:  Dukcapil Provinsi Gorontalo, Raih Penghargaan Dukcapil Prima Award 2023

Berbeda dari sidak sebelumnya yang umumnya dilakukan subuh untuk menyaksikan proses memasak, sidak kali ini dilaksanakan pada siang hari sekitar pukul 13.00 WITA. Tujuannya, memastikan apakah proses pencucian ompreng sudah memenuhi standar operasional prosedur (SOP).

“Dari hasil peninjauan, saya menilai pencucian ompreng berjalan baik karena sudah menggunakan alat pengering. Ini tentu kami apresiasi,” kata Wagub Idah Syahidah.

Berita Terkait:  Dongkrak Pendapatan Daerah, Gubernur Gorontalo Dukung Optimalisasi Pertambangan

Sayangnya, saat sidak, Wagub Idah Syahidah dan tim menemukan adanya aktivitas memasak pada jam distribusi. Padahal, seharusnya di jam jam itu, MBG sudah siap disalurkan ke sekolah SMA/sederajat.

Setelah dikonfirmasi, pihak SPPG menjelaskan bahwa ayam yang disuplai dalam kondisi rusak,

Berita Terkait:  Wagub Idah Tekankan Edukasi Stroke: Jangan Dianggap Enteng, Banyak Nyawa Terpengaruh

sehingga mereka memilih menggantinya dengan ayam baru dan memasak ulang menu.

“Saya kaget masih ada proses memasak siang hari, ternyata ayamnya rusak.

Berita Terkait:  Gubernur Gusnar: KORPRI Kekuatan Pokok Penyelenggaraan Pemerintahan

Walau sudah terlambat jam memasaknya tapi perlu kami apresiasi keputusan SPPG

yang tidak mau mengambil risiko demi menjaga kesehatan anak-anak,” tegasnya. (Rls) 

Berita Terkait:  Ratusan SPPG Ikuti Pelatihan Penjamah Makanan Dapur Guna Penuhi Gizi Makan Gratis