Gorontalo

Kembali Sidak Dapur SPPG, Wagub Idah Tekankan Aspek Kebersihan Food Tray MBG

×

Kembali Sidak Dapur SPPG, Wagub Idah Tekankan Aspek Kebersihan Food Tray MBG

Share this article
Kembali Sidak Dapur SPPG, Wagub Idah Tekankan Aspek Kebersihan Food Tray MBG
Wagub Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie ketika melakukan Sidak di dapur SPPG Tuladenggi, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, Jumat (3/10/2025).

Hargo.co.id, GORONTALO – Wakil Gubernur (Wagub) Gorontalo yang juga Ketua Satgas Percepatan Program MBG Provinsi Gorontalo, Idah Syahidah terus menunjukkan komitmennya menjaga kualitas Program makan bergizi gratis (MBG).

Berita Terkait:  Jelang PENAS XVII, Wagub Idah Dorong Beras Prebiotik Jadi Produk Unggulan

Tidak hanya fokus pada gizi dan keamanan makanan, kali ini Wagub Idah Syahidah menekankan aspek kebersihan Food Tray MBG atau ompreng.

Sidak digelar di dapur Sentra Penyedia Pangan Gorontalo (SPPG) Tuladenggi, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, Jumat (3/10/2025).

Berita Terkait:  Diikuti 12 Peserta, Dispora Provinsi Gorontalo Mulai Seleksi Calon PPAN

Berbeda dari sidak sebelumnya yang umumnya dilakukan subuh untuk menyaksikan proses memasak, sidak kali ini dilaksanakan pada siang hari sekitar pukul 13.00 WITA. Tujuannya, memastikan apakah proses pencucian ompreng sudah memenuhi standar operasional prosedur (SOP).

“Dari hasil peninjauan, saya menilai pencucian ompreng berjalan baik karena sudah menggunakan alat pengering. Ini tentu kami apresiasi,” kata Wagub Idah Syahidah.

Berita Terkait:  Gusnar Bawa Kabar Baik dari Jakarta, BNPB Siapkan Rp97 Miliar untuk Gorontalo

Sayangnya, saat sidak, Wagub Idah Syahidah dan tim menemukan adanya aktivitas memasak pada jam distribusi. Padahal, seharusnya di jam jam itu, MBG sudah siap disalurkan ke sekolah SMA/sederajat.

Setelah dikonfirmasi, pihak SPPG menjelaskan bahwa ayam yang disuplai dalam kondisi rusak,

Berita Terkait:  Gorontalo Jadi Lokasi Pembangunan Gudang Penyimpanan Jagung Berkapasitas 1.000 Ton

sehingga mereka memilih menggantinya dengan ayam baru dan memasak ulang menu.

“Saya kaget masih ada proses memasak siang hari, ternyata ayamnya rusak.

Berita Terkait:  Sebanyak 888.565 Penduduk Gorontalo Sudah Kantongi KTP El

Walau sudah terlambat jam memasaknya tapi perlu kami apresiasi keputusan SPPG

yang tidak mau mengambil risiko demi menjaga kesehatan anak-anak,” tegasnya. (Rls) 

Berita Terkait:  Dana Desa Harus Dioptimalkan untuk Pemberdayaan Masyarakat