Gorontalo

Jelang PENAS XVII, Wagub Idah Dorong Beras Prebiotik Jadi Produk Unggulan

×

Jelang PENAS XVII, Wagub Idah Dorong Beras Prebiotik Jadi Produk Unggulan

Sebarkan artikel ini
Jelang PENAS XVII, Wagub Idah Dorong Beras Prebiotik Jadi Produk Unggulan

Hargo.co.id, GORONTALO – Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, mendorong petani di Provinsi Gorontalo memanfaatkan momentum Pekan Nasional (PENAS) Tani dan Nelayan XVII sebagai ajang memperkenalkan berbagai inovasi pertanian daerah, khususnya beras prebiotik yang dikembangkan oleh petani lokal.

Berita Terkait:  Gubernur Gusnar Minta POSSI jadi Motor Penggerak Pariwisata dan Konservasi Laut

Hal tersebut disampaikan Wagub Idah saat mengunjungi dan berdialog dengan Kelompok Tani Huyula di Desa Dulohupa, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo, Rabu (10/6/2026).

Dalam kunjungan tersebut, ia melihat langsung penerapan teknologi budidaya yang menghasilkan beras prebiotik dengan nilai ekonomi lebih tinggi dibanding beras konvensional.

Berita Terkait:  Gusnar Ismail Jalani Sesi Pemotretan Jelang Pelantikan 20 Februari

Menurut Wagub Idah, inovasi yang dikembangkan petani tidak hanya memberikan dampak positif terhadap produktivitas pertanian, tetapi juga mampu menekan biaya produksi.

Hasil panen yang meningkat dinilai menjadi keuntungan tersendiri bagi petani dalam meningkatkan pendapatan.

Berita Terkait:  Pengisian Jabatan Komisaris BSG, Gubernur Gusnar Utamakan Profesionalisme

“Penggunaan teknologi ini terbukti memberikan banyak manfaat. Biaya produksi lebih efisien, sementara hasil yang diperoleh lebih optimal. Ini menjadi peluang besar untuk meningkatkan kesejahteraan petani,” ujarnya.

Selain menghasilkan beras prebiotik, kelompok tani tersebut juga telah mengembangkan produk olahan berupa nasi goreng instan yang praktis dan siap saji.

Berita Terkait:  Dukcapil PMD Provinsi Gelar Sosialisasi Implementasi Gorontalo Satu Data

Produk inovatif itu dinilai memiliki potensi pasar yang cukup besar, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap pangan sehat dan mudah diolah.

Menjelang pelaksanaan PENAS XVII yang akan dipusatkan di Gorontalo, Wagub Idah berharap

Berita Terkait:  Pemprov Bentuk Yayasan For Pembangunan Islamic Center, Akan Lobi Negara di Timur Tengah Ikut Urunan

produk-produk inovasi petani Boalemo dapat ditampilkan sebagai salah satu unggulan daerah.

Kehadiran ribuan peserta dari berbagai provinsi dianggap sebagai peluang strategis

Berita Terkait:  Jadi Ajang yang Bisa Angkat Martabat Gorontalo, RG Dukung Penuh GHM 2025

untuk memperluas jaringan pemasaran sekaligus memperkenalkan potensi pertanian Gorontalo di tingkat nasional.

Ia menilai ajang tersebut bukan hanya menjadi wadah pertukaran pengetahuan antarpetani,

Berita Terkait:  Pemprov Resmi Launching Logo GHM, Gusnar: Akan Jadi Agenda Tahunan

tetapi juga sarana promosi yang efektif bagi produk-produk unggulan daerah yang masih relatif baru dikenal masyarakat.

Pada kesempatan itu, Wagub Idah juga menyaksikan demonstrasi pengolahan nasi goreng instan berbahan dasar beras prebiotik.

Berita Terkait:  Mobil Dinas Pemprov Gorontalo Alami Tabrakan di Eks Jalan Andalas

Setelah mencicipi hasil olahan tersebut, ia menilai produk itu memiliki prospek yang menjanjikan karena selain praktis,

juga menawarkan pilihan pangan yang lebih sehat.

Berita Terkait:  Tak Ingin Terjebak Dinamika di Media Sosial, Gusnar Pilih Fokus Cari Solusi

Untuk memperkuat pemasaran, Pemerintah Provinsi Gorontalo turut mendorong petani memanfaatkan platform digital dan media sosial sebagai sarana promosi.

Langkah tersebut dinilai penting agar produk-produk pertanian inovatif dapat menjangkau pasar yang lebih luas

Berita Terkait:  Gubernur Gusnar Ajak Masyarakat Teruskan Semangat Juang para Pahlawan

dan tidak hanya bergantung pada metode pemasaran konvensional.

Dengan dukungan promosi melalui PENAS XVII dan pemasaran digital, beras prebiotik Gorontalo diharapkan

Berita Terkait:  Jadi Ajang yang Bisa Angkat Martabat Gorontalo, RG Dukung Penuh GHM 2025

mampu menjadi salah satu produk unggulan daerah yang memiliki daya saing di pasar nasional.(Adv)