Hargo.co.id, GORONTALO – Pemerintah Kabupaten Boalemo menempatkan penguatan literasi masyarakat sebagai salah satu fondasi utama dalam mendukung transformasi pendidikan yang kini mulai digencarkan di berbagai wilayah.
Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Boalemo, Rum Pagau, saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi dan Informasi Tahun 2026 yang berlangsung di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Boalemo, Selasa (9/6/2026).
Menurut Rum Pagau, berbagai program strategis di sektor pendidikan yang tengah dipersiapkan pemerintah daerah harus diimbangi dengan peningkatan kapasitas masyarakat dalam memahami, mengolah, dan memanfaatkan informasi secara tepat.
“Saat ini Boalemo sedang bersiap menghadirkan sejumlah fasilitas pendidikan baru. Karena itu, kualitas sumber daya manusianya juga harus dipersiapkan melalui penguatan literasi,” ujar RumRum Pagau.
Ia menyebutkan, sejumlah proyek pendidikan yang akan menjadi tonggak kemajuan daerah antara lain pembangunan Sekolah Rakyat di Kecamatan Wonosari, Sekolah Nasional Terintegrasi di Kecamatan Paguyaman, serta Sekolah Garuda di Kecamatan Tilamuta.
Bupati menilai keberadaan sarana pendidikan modern tidak akan memberikan dampak optimal tanpa didukung masyarakat yang memiliki budaya belajar yang kuat.
Oleh sebab itu, literasi harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh elemen, mulai dari tenaga pendidik, pustakawan, hingga komunitas literasi.
Lebih lanjut, Rum Pagau menjelaskan bahwa makna literasi saat ini telah berkembang jauh melampaui kemampuan membaca dan menulis.
Di tengah derasnya arus informasi digital, masyarakat dituntut memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, inovatif, sekaligus mampu menyaring informasi secara bijaksana.
Maka dari itu, Rum mendorong perpustakaan dan berbagai ruang belajar untuk bertransformasi
menjadi pusat pengembangan pengetahuan, keterampilan, dan inovasi yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Melalui kegiatan bimtek tersebut, peserta diharapkan mampu mengimplementasikan berbagai metode dan strategi literasi
yang diperoleh selama pelatihan, baik di lingkungan pendidikan maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
“Pembangunan pendidikan tidak hanya soal gedung dan fasilitas, tetapi juga bagaimana menyiapkan
generasi yang cerdas, adaptif, dan mampu bersaing di masa depan,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Boalemo sendiri memastikan akan terus memperkuat berbagai program literasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Bimtek Literasi dan Informasi Tahun 2026 menjadi salah satu langkah konkret untuk membangun ekosistem literasi
yang lebih kuat sekaligus mendukung arah pembangunan pendidikan yang tengah dijalankan daerah.(Rls)












