Gorontalo

Hardiknas 2026, Gubernur Gusnar Tantang Guru Tak Kalah Cerdas dari AI

×

Hardiknas 2026, Gubernur Gusnar Tantang Guru Tak Kalah Cerdas dari AI

Share this article
Hardiknas 2026, Gubernur Gusnar Tantang Guru Tak Kalah Cerdas dari AI
Gubernur Gusnar Ismail menyerahkan SK pensiun kepada seorang guru pada peringatan Hardiknas di halaman SMA Negeri 3 Kota Gorontalo, Senin (4/5/2026).

Hargo.co.id, GORONTALO – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Provinsi Gorontalo berlangsung khidmat di halaman SMA Negeri 3 Kota Gorontalo, Senin (4/5/2026). Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, bertindak sebagai inspektur upacara.

Berita Terkait:  Gorontalo Jadi Lokasi Pembangunan Gudang Penyimpanan Jagung Berkapasitas 1.000 Ton

Momentum Hardiknas tahun ini dimanfaatkan Gubernur Gusnar Ismail untuk menyampaikan pesan tegas kepada para pendidik agar terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, khususnya di tengah pesatnya kemajuan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Ia menegaskan, guru tidak boleh tertinggal, apalagi kalah cerdas dari teknologi yang diciptakan manusia itu sendiri.

Berita Terkait:  Gubernur Gusnar Kukuhkan Komisaris BUMD, Fokus Dorong Sektor Unggulan Daerah

“Kepada para guru dan pendidik, saya ingatkan, jangan sampai kalah cerdas dengan AI. Guru harus tetap menjadi yang terdepan dalam membimbing dan mencerdaskan anak-anak kita,” tegas Gubernur Gusnar Ismail.

Menurutnya, AI hanyalah alat bantu yang mempermudah pekerjaan manusia, bukan pengganti peran utama dalam proses pendidikan.

Berita Terkait:  Center Point Dicanangkan Sebagai Kawasan Car Free Day

Oleh karena itu, kualitas berpikir dan kebijaksanaan manusia tetap menjadi penentu utama dalam mengambil keputusan.

“Teknologi itu hanya alat. Yang menentukan arah dan nilai tetap manusia. Jadi jangan hanya bergantung pada AI tanpa memahami substansinya,” ujarnya mengingatkan.

Berita Terkait:  Digitalisasi Layanan Administrasi Desa Mulai Disosialisasikan

Selain isu teknologi, Gubernur Gusnar Ismail juga menyoroti pentingnya lingkungan sekolah yang sehat dan aman.

Ia menekankan kebersihan sekolah harus dimulai dari hal mendasar, seperti fasilitas toilet, serta meminta pihak sekolah lebih serius mencegah perundungan di kalangan siswa.

Berita Terkait:  KADIN RI Nilai Kepemimpinan Gusnar Ismail Berperan Besar Sukseskan PENAS XVII 2026

“Kebersihan dan kenyamanan sekolah adalah tanggung jawab bersama. Begitu juga dengan kasus perundungan, itu tidak boleh dibiarkan dan harus menjadi perhatian serius kepala sekolah dan guru,” tandasnya.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Gusnar Ismail bersama unsur Forkopimda turut membuka secara resmi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun pelajaran 2026/2027 untuk jenjang SMA, SMK, dan SLB.

Berita Terkait:  Gubernur Gusnar Berduka Cita Atas Wafatnya Affan Kurniawan

Proses pendaftaran SPMB dijadwalkan berlangsung hingga 10 Juni 2026, dengan pengumuman hasil seleksi pada 25 Juni mendatang.(Rls)