Gorontalo

Gorontalo Jadi Lokasi Pembangunan Gudang Penyimpanan Jagung Berkapasitas 1.000 Ton

×

Gorontalo Jadi Lokasi Pembangunan Gudang Penyimpanan Jagung Berkapasitas 1.000 Ton

Share this article
Gorontalo Jadi Lokasi Pembangunan Gudang Penyimpanan Jagung Berkapasitas 1.000 Ton
Peletakan batu pertama pembangunan gudang penyimpanan jagung kapasitas 1.000 ton di Desa Bongohulawa, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, oleh Gubernur Gusnar Ismail. (Foto: Diskominfo)

Hargo.co.id, GORONTALO – Untuk mendukung program Swasembada Pangan Nasional 2025, pemerintah akan membangun gudang penyimpanan jagung di 18 lokasi pada 12 provinsi. Salah satunya berlokasi di Desa Bongohulawa, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, dengan kapasitas tampung 1.000 ton.

Berita Terkait:  DJPb Paparkan Kinerja APBN di Provinsi Gorontalo hingga Februari 2024

Pembangunan gudang ini ditandai dengan peletakan batu pertama (Groundbreaking) secara serentak pada Kamis (5/6/2025), bertepatan dengan pelaksanaan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II yang dipusatkan secara nasional di Bengkayang, Kalimantan Barat. Acara tersebut turut dihadiri langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto.

Di Gorontalo, peletakan batu pertama dilakukan oleh Gubernur Gusnar Ismail bersama Kapolda Gorontalo Eko Wahyu Prasetyo, Bupati Sofian Puhi, dan Ketua DPRD Idrus M. Thomas Mopili.

Berita Terkait:  Penjagub Tandatangani Kelengkapan Dokumen Revisi Ranperda RTRW

Kapolda Gorontalo dalam keterangannya menyampaikan bahwa pembangunan gudang ditargetkan rampung dalam waktu tiga bulan dengan dukungan dari Mabes Polri.

Gudang ini akan menjadi fasilitas penyimpanan strategis bagi petani jagung di wilayah Gorontalo,

Berita Terkait:  Gorontalo Bidik Rekor MURI Lewat Pengawasan 1.600 Jajanan Sekolah

khususnya dalam menjaga kualitas hasil panen dan stabilitas harga.

Sementara itu, dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keyakinannya bahwa

Berita Terkait:  Wakili Gubernur Gusnar, Kepala Dispora Buka Kegiatan Semarak Gebyar Pemuda IX Kayubulan

Indonesia bukan hanya akan mampu mencapai swasembada pangan, tetapi juga akan menjadi lumbung pangan dunia.

“Saya berkeyakinan Indonesia tidak hanya swasembada pangan. Indonesia akan menjadi lumbung pangan dunia. Kita nanti akan bantu negara-negara yang susah, bukan karena mau sombong, tetapi karena kita ingin Indonesia dipandang terhormat,” ujar Presiden Prabowo.

Berita Terkait:  Masjid Baiturrahman Limboto Terima Dana Hibah dari Pemprov Gorontalo

Ia juga mengapresiasi peningkatan produktivitas jagung yang signifikan.

Data yang diterimanya menunjukkan bahwa pada kuartal pertama 2025, produksi jagung nasional mencapai hampir 9 juta ton,

Berita Terkait:  Gubernur Gusnar Lobi AirAsia Buka Rute ke Gorontalo, Dorong Konektivitas dan Ekonomi Daerah

meningkat hampir 50 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Presiden juga menyambut baik ekspor perdana jagung ke negara tetangga, yang menurutnya menjadi momentum penting

Berita Terkait:  Pemprov akan Hapus Penerima Bantuan yang Main Judol dan Perokok

untuk memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan Indonesia. (Rls)