Hargo.co.id, GORONTALO – Festival Seni Budaya Jawa Tondano (Fesbujaton) se Indonesia Timur yang rutin dilaksanakan setiap tahun merupakan wadah pemersatu identitas kulutral.
Demikian penyampaian Wakil Bupati Gorontalo, Tonny S. Junus saat menghadiri pembukaan yang digelar di kawasan pusat perbelanjaan Megamas, Kota Manado.
“Kegiatan ini tidak hanya memperkuat kebersamaan antar warga Jaton, tetapi juga menjadi sarana menjaga warisan budaya agar tetap hidup dan berkembang di tengah masyarakat yang majemuk,” ungkap Wabup Tonny Junus.
Dia menambahkan, Fesbujaton juga bukan sekadar ajang pertunjukan seni, tetapi juga perekat persaudaraan antar warga, tanpa memandang latar belakang suku maupun daerah.
“Kita lihat penampilan dari beragam daerah se Indonesia timur ditampilkan dikegiatan ini, menambah beragam keindahan yang ada di setiap wilayah khususnya Indonesia Timur yang mempunyai darah jawa tondano,” pungkasnya.
Festival tersebut, dilaksanakan selama tiga hari yang berlangsung meriah dengan parade kontingen peserta, penampilan hadrah, tari tradisional, serta sambutan dari penyelenggara dan tokoh masyarakat.
Antusiasme masyarakat terlihat dari kehadiran berbagai perwakilan daerah, termasuk Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Maluku yang membawa ciri khas budaya masing-masing.(Deice)












