Gorontalo

Dorong Legalitas Tambang Rakyat Pohuwato, Pemprov Percepat Skema IPR

×

Dorong Legalitas Tambang Rakyat Pohuwato, Pemprov Percepat Skema IPR

Share this article
Dorong Legalitas Tambang Rakyat Pohuwato, Pemprov Percepat Skema IPR
Kepala Dinas Tenaga Kerja, ESDM, dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo, Wardoyo Mansur Pongoliu.

Hargo.co.id, GORONTALOPemerintah Provinsi Gorontalo mengebut percepatan penerbitan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) di Kabupaten Pohuwato. Langkah ini untuk memberi kepastian hukum sekaligus melindungi aktivitas tambang rakyat agar lebih tertib.

Berita Terkait:  Gorontalo Masuk Proyek Nasional Hilirisasi Ayam Terintegrasi, Ground Breaking Dimulai di Gorut

Kepala Dinas Tenaga Kerja, ESDM, dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo, Wardoyo Mansur Pongoliu, mengatakan bahwa saat ini terdapat 10 blok tambang di Pohuwato yang telah memiliki dokumen pengelolaan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) dari Kementerian ESDM.

Total luasannya mencapai sekitar 505 hektare, yang dapat diajukan izin oleh koperasi masyarakat lokal.

Berita Terkait:  Kadispora Gorontalo Hadiri Puncak Hari Sumpah Pemuda ke-97 di GBK

“Setiap koperasi maksimal bisa mengelola 10 hektare. Artinya, ada sekitar 50 koperasi yang berpotensi memperoleh IPR di Pohuwato,” ujarnya usai rapat bersama Gubernur di aula rumah jabatan gubernur, Senin (21/10/2025).

Wardoyo menjelaskan, Gubernur Gorontalo telah menugaskan pembentukan Pokja Percepatan IPR yang diketuai Asisten II Setda Provinsi. Pokja ini akan memfasilitasi kelengkapan administrasi, termasuk dokumen reklamasi dan pascatambang yang ditargetkan rampung pada awal Desember 2025.

Berita Terkait:  Gubernur Gusnar Lobi Kemenpora, Dorong Revitalisasi Sport Center Limboto untuk PENAS XVII

Ia menegaskan, penetapan pihak pengaju IPR sepenuhnya menjadi kewenangan Bupati Pohuwato, tanpa intervensi pemerintah provinsi.

“Tujuannya agar izin benar-benar diberikan kepada masyarakat lokal, bukan pihak luar,” kata Wardoyo.

Berita Terkait:  Menteri Ekraf Siap Dukung Pengembangan Industri Karawo dan Upiya Karanji

Selain Pohuwato, potensi tambang rakyat juga tengah dipetakan di Bone Bolango, Kabupaten Gorontalo, dan Gorontalo Utara, dengan total 63 blok di seluruh provinsi.

Dari jumlah itu, Bone Bolango telah disiapkan 10 blok tambahan yang sedang difinalisasi dokumen WPR-nya oleh Kementerian ESDM.

Berita Terkait:  Lantik 58 Pejabat Fungsional, Gusnar: Perkuat Kapasitas dan Perkaya Pengetahuan

“Kalau semua selesai, mereka juga bisa mengajukan IPR seperti di Pohuwato,” tambahnya.(Adv)