Ekonomi

Dari Nongkrong Jadi Cuan, Mahasiswa Geologi UNG Sukses Rintis Street Coffee KORSA

×

Dari Nongkrong Jadi Cuan, Mahasiswa Geologi UNG Sukses Rintis Street Coffee KORSA

Share this article
Dari Nongkrong Jadi Cuan, Mahasiswa Geologi UNG Sukses Rintis Street Coffee KORSA
Suasana lapak coffee street korsa center point di malam hari. (Foto: Sabria Fibriani)

Hargo.co.id, GORONTALO – Berawal dari kebiasaan nongkrong, Rahmat Zunaidi G Maigo atau yang akrab disapa Gopal berhasil mengubah rutinitas tersebut menjadi peluang usaha.

Berita Terkait:  Kunjungan Industri SMKN 6 Malang di Telkom AI Center Mendorong Pemahaman Teknologi dan Inovasi di Era Digital

Mahasiswa Jurusan Geologi angkatan 2021 Universitas Negeri Gorontalo (UNG) ini, mulai merintis KORSA (Kopi Olah Rasa) sejak 16 Oktober 2025, dengan tekad dan modal pribadi kurang lebih Rp15 juta.

Usaha street coffee ini awalnya dijalankan menggunakan gerobak sepeda listrik, sebelum akhirnya berkembang pesat sehingga dapat membuka cabang boot di center point.

Berita Terkait:  Misi Pertama FINNS Search & Rescue Berhasil Evakuasi Darurat Dua Warga Australia dari Sumba Terpencil

Nama KORSA terinspirasi dari identitas jurusan Geologi, khususnya jaket mereka yang identik berwarna oranye banyak dikenal dengan sebutan korsa.

Dari situlah Gopal memadukan makna akademik dan bisnis dengan menciptakan singkatan Kopi Olah Rasa,

Berita Terkait:  Nilai Tukar Rupiah Terus Melemah, Bittime Hadirkan Mining Points 2.0 #DoubleEarnDoublePoints, dengan Prize Pool lebih dari $30,000

yang kini dikenal luas di kalangan mahasiswa dan anak muda.

Saat ini, KORSA memiliki dua cabang pertama di Center Point dan depan Gerbang Kampus 4 Universitas Negeri Gorontalo (UNG).

Berita Terkait:  Lintasarta Umumkan Perubahan Direksi sebagai Langkah Strategis Perusahaan untuk Akselerasi Bisnis

Cabang Kampus 4 UNG buka setiap Senin hingga Jumat pukul 10.00–17.00 Wita, sementara cabang Center Point beroperasi mulai 17.00 hingga 01.00 Wita,

bahkan bisa hingga larut malam, pukul 03.00 Wita pada malam Kamis dan malam Minggu karena tingginya minat pembeli.

Berita Terkait:  Inovasi Mahasiswa Computer Science Global Class BINUS UNIVERSITY Diakui di Huawei Developer Competition 2025

Dalam operasionalnya, Gopal dibantu lima karyawan yang semuanya masih berstatus mahasiswa Jurusan Geologi,

terdiri dari dua junior angkatan 2022 dan tiga senior angkatan 2021.

Berita Terkait:  Sistem Penyediaan Air Minum IKK Rantau Pulih, Penyediaan Air Bersih Aceh Tamiang Kembali Normal

Mayoritas pelanggan KORSA adalah mahasiswa, dengan suasana nongkrong yang menjadi daya tarik utama dibandingkan sekadar kopi untuk dibawa pulang.

Menariknya, KORSA tidak dikenakan biaya kontribusi di Center Point. Namun untuk cabang Kampus 4 UNG, Gopal membayar Rp500 ribu per bulan kepada badan pengelola usaha kampus.

Berita Terkait:  10 Ide Souvenir Kantor Bermanfaat: Cocok untuk Souvenir Acara Kantor hingga Souvenir Perpisahan Kantor

Meski demikian, omzet harian KORSA mampu menembus ratusan ribu rupiah per hari, menjadikannya salah satu street coffee yang ramai pengunjung.

Menurut Gopal, tantangan usaha bukanlah soal hambatan besar, melainkan kemampuan diri dalam membaca peluang pasar.

Berita Terkait:  Di Tengah Pasar yang Dinamis, BRI Finance Bidik Pertumbuhan Pembiayaan Kendaraan

Ia menekankan pentingnya investasi pada kenyamanan, seperti penyediaan kursi yang sesuai dengan standar nongkrong anak muda.

“Kuncinya harus nekat dan konsisten. Jangan takut mulai usaha sejak muda, karena setiap usaha pasti ada rintangan, tapi jangan mudah menyerah,” tutupnya.(MG-09) 

Berita Terkait:  Tokocrypto Dorong Akselerasi Ekonomi Digital Melalui Indonesia Blockchain Week 2025