Gorontalo

Lepas Ekspedisi Kesehatan ke Pinogu, Wagub: Jangan Sampai Ada Warga yang Tak Terlayani

×

Lepas Ekspedisi Kesehatan ke Pinogu, Wagub: Jangan Sampai Ada Warga yang Tak Terlayani

Sebarkan artikel ini
Lepas Ekspedisi Kesehatan ke Pinogu, Wagub_ Jangan Sampai Ada Warga yang Tak Terlayani
Wagub Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie ketika memberikan arahan kepada tim ekspedisi kesehatan Pinogu.

Hargo.co.id, GORONTALO – Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, secara resmi melepas tim ekspedisi Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo yang akan memberikan pelayanan dokter spesialistik di Kecamatan Pinogu, Kabupaten Bone Bolango, Selasa (10/2/2026).

Ekspedisi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah provinsi menghadirkan layanan kesehatan hingga ke wilayah terpencil dan sulit dijangkau. Sebanyak 12 tenaga medis diterjunkan dalam misi tersebut, terdiri atas dokter spesialis, dokter umum, perawat, serta tenaga kesehatan lainnya.

Untuk mencapai Pinogu, tim harus menempuh perjalanan ekstrem dengan berjalan kaki dan menggunakan ojek bermotor yang telah dimodifikasi khusus agar mampu melintasi jalur hutan belantara dan medan berat.

Dalam arahannya, Wakil Gubernur, Idah Syahidah Rusli Habibie menitipkan pesan kepada tim agar menyampaikan salam hangat dari dirinya dan Gubernur Gorontalo kepada masyarakat Pinogu. Ia juga menyampaikan keinginannya untuk turut serta dalam ekspedisi tersebut.

“Tolong sampaikan salam hangat saya dan Pak Gubernur kepada masyarakat Pinogu. Seandainya hari ini tidak ada agenda kunjungan Wakil Menteri Diktisaintek, pasti saya ikut langsung ke sana. InsyaAllah di kesempatan lain saya bisa menyapa warga Pinogu secara langsung,” ujar Idah Syahidah.

Selama berada di Pinogu, tim ekspedisi akan memberikan pelayanan cek kesehatan gratis (CKG) kepada masyarakat. Pelayanan tersebut juga akan diintegrasikan dengan kegiatan sosialisasi pembangunan Masjid Raya Gorontalo Islamic Centre sebagai bagian dari program pembangunan daerah.

Terkait pelaksanaan CKG, Wagub Idah mengingatkan agar tim tidak membatasi pelayanan hanya berdasarkan ketentuan hari ulang tahun pasien. Menurutnya, kondisi masyarakat di daerah terpencil seringkali memiliki keterbatasan akses informasi maupun administrasi.

“Jangan sampai ada masyarakat yang tidak terlayani hanya karena persoalan administrasi. Kadang masyarakat lupa tanggal ulang tahunnya atau berhalangan hadir. Itu tidak boleh menjadi alasan untuk menolak pelayanan kesehatan,” tegasnya.

Berita Terkait:  Presentase Perekaman e-KTP di Gorontalo Sudah Diatas 98 persen

Idah menambahkan, program ekspedisi kesehatan ini sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam Rapat Koordinasi Nasional beberapa waktu lalu, yang menekankan pentingnya peningkatan derajat kesehatan masyarakat Indonesia.

“Bapak Presiden menghendaki Indonesia yang sehat. Karena itu, program cek kesehatan gratis harus terus ditingkatkan, termasuk menjangkau wilayah-wilayah yang paling sulit sekalipun,” pungkas Idah Syahidah.

Ekspedisi kesehatan ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan layanan kesehatan masyarakat Pinogu serta memperkuat kehadiran negara hingga ke wilayah terpencil Provinsi Gorontalo.(Rls)