Hargo.co.id, GORONTALO – Fenomena balap lari liar yang kerap dilakukan anak muda di jalanan mendorong Ikatan Pemuda dan Pemudi Olahraga Tapa (IPPOT) menginisiasi sebuah lomba lari resmi.
Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangkaian perayaan Tumbilotohe di wilayah Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango.
Ketua IPPOT, Adnan Yahya, menjelaskan bahwa lomba tersebut digelar sebagai alternatif positif bagi generasi muda agar dapat menyalurkan minat berlari melalui ajang yang lebih terarah dan aman.
“Kami melihat anak-anak sekarang sering ikut balap lari ilegal di jalan-jalan. Daripada mereka taruhan, kami fasilitasi melalui lomba yang resmi,” ujar Adnan saat diwawancarai (16/3/2026).
Perlombaan ini dibuka untuk beberapa kategori, mulai dari peserta usia 10 hingga 17 tahun, kategori umum, hingga kategori putri.
Hingga hari pelaksanaan, panitia mencatat sekitar 50 peserta telah mendaftarkan diri untuk mengikuti kompetisi tersebut.
Ajang ini juga mendapat dukungan dari seorang donatur yang dikenal dengan sebutan Kaka Boss. Ia menyediakan hadiah bagi para pemenang dengan total mencapai Rp10 juta.
Selain itu, donatur tersebut turut membantu pendanaan kegiatan sekitar Rp20 juta di luar hadiah perlombaan.
Dalam pelaksanaannya, panitia menerapkan sistem pemberian hadiah langsung kepada peserta yang berhasil menjadi pemenang pada setiap sesi pertandingan.
Bahkan, beberapa peserta diketahui memperoleh hadiah hingga Rp1 juta setelah mendapat tambahan dari donatur lainnya.
Menariknya, panitia membuka pendaftaran secara gratis bagi seluruh peserta hingga kegiatan berakhir,
sehingga diharapkan semakin banyak anak muda dapat ikut berpartisipasi.
Tak hanya lomba lari, panitia juga telah menyiapkan agenda lanjutan berupa Festival Ketupat yang rencananya digelar sekitar satu minggu setelah perayaan Idulfitri di lokasi yang sama. (Mg-08)












