Kab. Gorontalo

Selamatkan Warisan Sejarah, Pemkab Gorontalo Gencarkan Penelusuran Naskah Kuno

×

Selamatkan Warisan Sejarah, Pemkab Gorontalo Gencarkan Penelusuran Naskah Kuno

Share this article
Selamatkan Warisan Sejarah, Pemkab Gorontalo Gencarkan Penelusuran Naskah Kuno
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi saat membuka sosialisasi penelusuran naskah kuno.

Hargo.co.id, GORONTALO – Guna menyelamatkan warisan sejarah agar tidak punah, Pemerintah Kabupaten Gorontalo mendorong kegiatan penelusuran naskah kuno dan manuskrip budaya sebagai upaya menyelamatkan warisan sejarah yang terancam hilang.

Berita Terkait:  Gaji ke-13 ASN Pemkab Gorontalo Dipastikan Cair Juni 2026

Ini ditegaskan Bupati Gorontalo Sofyan Puhi, saat membuka sosialisasi penelusuran naskah kuno di Ruang Dulohupa, Selasa (7/04/2026).

Sofyan menilai, naskah kuno memiliki nilai strategis karena memuat catatan autentik sejarah, ilmu pengetahuan, dan kearifan lokal masyarakat Gorontalo.

Berita Terkait:  Genjot UHC dan Turunkan Stunting, Bupati Sofyan Fokus Percepatan Kesehatan

“Naskah kuno ini sangat bernilai karena merupakan catatan asli leluhur kita. Jika tidak segera ditelusuri dan dilestarikan, kita berisiko kehilangan jejak sejarah,” ujar Sofyan Puhi.

Ia mengungkapkan, masih banyak manuskrip yang diduga tersimpan di masyarakat dan belum terdokumentasi secara baik.

Berita Terkait:  Bupati Nelson Usulkan Solusi Atasi Banjir ke Kepala BNPB

“Kami yakin masih banyak naskah yang tersimpan di masyarakat. Ini yang harus kita cari dan selamatkan bersama,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan Kabupaten Gorontalo, Doni Lahatie, mengatakan penelusuran ini bertujuan mengidentifikasi dan mendokumentasikan kembali warisan budaya yang tersebar di masyarakat.

Berita Terkait:  Lima Pilar Jadi Fondasi Pembangunan Kabupaten Gorontalo 20 Tahun Mendatang

“Upaya ini penting agar identitas sejarah Gorontalo tetap terjaga dan tidak hilang,” kata Doni.

Pemerintah daerah juga mendorong partisipasi masyarakat untuk menyerahkan atau mendata naskah kuno yang dimiliki guna dilakukan proses digitalisasi dan pelestarian.

Berita Terkait:  Gelar Uji Sampel Takjil di Kabgor, BPOM Diapresiasi Nelson

Langkah ini diharapkan, dapat memperkuat basis data budaya sekaligus mendukung pengembangan riset dan edukasi bagi generasi mendatang.

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pemerintah daerah, tokoh adat, serta unsur masyarakat.(Adv) 

Berita Terkait:  Pemkab Gorontalo Komit Bereskan Tunggakan Hutang Belanja Tahun 2023