Hargo.co.id, GORONTALO – Bupati Boalemo Rum Pagau menerima kunjungan tim Detasemen Khusus 88 Antiteror (Densus 88) pada Selasa (17/3/2026). Pertemuan tersebut membahas langkah pencegahan penyebaran paham radikalisme dan potensi jaringan terorisme di wilayah Kabupaten Boalemo.
Rum Pagau menyampaikan pemerintah daerah siap memperkuat kerja sama dengan aparat dan instansi terkait dalam membangun sistem pencegahan, terutama terhadap ancaman yang kini mulai menyasar kalangan usia dini.
Dalam pertemuan itu, Rum Pagau menyoroti pola rekrutmen kelompok radikal yang dinilai semakin berkembang melalui ruang digital. Ia menyebut penyebaran paham tersebut banyak dilakukan lewat media sosial seperti Facebook dan Instagram, termasuk melalui permainan daring yang populer di kalangan anak-anak, salah satunya Roblox.
Sebagai langkah antisipasi, Rum Pagau menyatakan akan memerintahkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boalemo
untuk segera menyiapkan regulasi terkait pembatasan penggunaan telepon genggam bagi siswa di lingkungan sekolah.
“Saya akan memerintahkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boalemo untuk segera menyusun aturan terkait pembatasan penggunaan telepon genggam bagi siswa di sekolah,” ujar Rum Pagau.
Selain kebijakan di sekolah, ia juga menilai pentingnya sosialisasi kepada masyarakat,
khususnya orang tua dan guru, agar lebih memahami risiko penyebaran paham radikal melalui media digital.
Rum Pagau mengimbau para orang tua agar lebih aktif mengawasi aktivitas anak,
termasuk penggunaan gawai dan akses internet, sehingga anak-anak tidak mudah terpapar konten berbahaya.
Menurutnya, pencegahan radikalisme tidak hanya menjadi tugas pemerintah dan aparat keamanan,
tetapi juga membutuhkan keterlibatan keluarga, sekolah, serta masyarakat dalam membentuk ketahanan anak di era teknologi.(Rls)












