Kab. Boalemo

Rum Pagau Ajak Warga Boalemo Wujudkan Pancasila dalam Aksi Nyata

×

Rum Pagau Ajak Warga Boalemo Wujudkan Pancasila dalam Aksi Nyata

Sebarkan artikel ini
Rum Pagau Ajak Warga Boalemo Wujudkan Pancasila dalam Aksi Nyata
Bupati Boalemo, Rum Pagau ketika menjadi Irup pada upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tingkat Kabupaten Boalemo.

Hargo.co.id, GORONTALO – Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Kabupaten Boalemo menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk mengajak masyarakat memperkuat semangat persatuan dan kebangsaan di tengah berbagai tantangan zaman.

Berita Terkait:  Wabup Lahmudin Hadiri Istighotsah Kubro dan Harlah ke-80 Muslimat NU di Wonosari

Pesan tersebut disampaikan Bupati Boalemo, Rum Pagau, saat memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Alun-alun Tilamuta, Senin (1/6/2026).

Dalam kesempatan itu, Rum Pagau membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang menekankan pentingnya menjadikan Pancasila sebagai landasan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Berita Terkait:  Wabup Boalemo Apresiasi Kepedulian Rusli Habibie dan Idah Syahidah ke Warga

Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, peringatan tahun ini mengingatkan kembali peran strategis Pancasila sebagai perekat keberagaman Indonesia sekaligus pedoman menghadapi berbagai dinamika global.

Menurut Rum Pagau, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila tidak hanya relevan untuk menjaga persatuan di dalam negeri,

Berita Terkait:  Boalemo Bawa Pulang 5 Juara di Lomba Peringatan HKG PKK ke-53 Tingkat Provinsi

tetapi juga menjadi kontribusi Indonesia dalam menciptakan perdamaian dunia.

Ia menilai prinsip musyawarah, toleransi, keadilan, dan penghormatan terhadap kemanusiaan yang menjadi bagian dari Pancasila merupakan modal penting dalam merespons berbagai konflik dan tantangan internasional.

Berita Terkait:  Lantik 9 Pj Kades dan PAW BPD, Lahmuddin Ingatkan Transparansi Pengelolaan Keuangan

“Indonesia memiliki tanggung jawab untuk terus berperan dalam menjaga perdamaian dunia. Nilai-nilai Pancasila telah menjadi fondasi yang membimbing bangsa ini dalam menjunjung kemanusiaan dan keadilan,” ujar Rum Pagau.

Ia juga menyinggung kiprah Indonesia di tingkat internasional yang selama ini aktif mendukung misi perdamaian,
Berita Terkait:  Seleksi PPAP Tahun 2025 Tingkat Kabupatean Boalemo Resmi Dimulai

termasuk melalui pengiriman pasukan penjaga perdamaian di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), keterlibatan dalam mediasi konflik,

serta konsistensi menyuarakan hak-hak bangsa yang masih mengalami penindasan.

Berita Terkait:  Temui Pangdam XIII/Merdeka, Bupati Rum Serahkan Dokumen Hibah Tanah Seluas 50 Ha

Namun demikian, menurutnya, pengamalan Pancasila tidak cukup hanya diperingati setiap tahun. Nilai-nilai luhur tersebut harus tercermin dalam perilaku sehari-hari masyarakat.

Rum Pagau mengajak seluruh warga Boalemo untuk terus menumbuhkan sikap saling menghormati, memperkuat toleransi, menjaga persatuan, dan menghidupkan budaya gotong royong sebagai bagian dari implementasi nyata Pancasila.

Berita Terkait:  Perkuat Kinerja Birokrasi, Bupati Rum Pagau Tekankan Peran Strategis Pejabat Administrator

Di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi, perhatian khusus juga diberikan kepada generasi muda. Ia berharap kaum muda dapat menjadi pelopor dalam merawat persatuan bangsa sekaligus menjadi agen perubahan yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan.

Menutup amanatnya, Rum Pagau mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kerukunan dan mempererat persaudaraan,

Berita Terkait:  Serahkan LKPD 2025 ke BPK, Bupati Boalemo Tegaskan Komitmen Transparansi Keuangan

serta bersama-sama menangkal berbagai paham yang berpotensi memecah belah bangsa.

“Persatuan adalah kekuatan terbesar bangsa Indonesia. Karena itu, mari terus menjaga kebersamaan dan menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam setiap langkah kehidupan,” pungkasnya.(Rls) 

Berita Terkait:  Pengurus Lembaga Adat Boalemo Dikukuhkan, Bupati Rum Tekankan Harmoni Adat dan Syariat