Ekonomi

Bank Raya Hadir sebagai Official Partner P-Land: K-pop Art Market Vol.5, Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan Digital

×

Bank Raya Hadir sebagai Official Partner P-Land: K-pop Art Market Vol.5, Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan Digital

Share this article

Bank Raya, bank digital bagian dari BRI Group, kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas inklusi keuangan dan memperkuat ekosistem digital dengan berpartisipasi sebagai Official Partner dalam P-Land: K-pop Art Market Vol.5 yang akan berlangsung pada 6–7 Juni 2026 di Nirmana Falatehan, Blok M, Jakarta Selatan.

Bank Raya, bank digital bagian dari BRI Group, kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas inklusi keuangan dan memperkuat ekosistem digital dengan berpartisipasi sebagai Official Partner dalam P-Land: K-pop Art Market Vol.5 yang akan berlangsung pada 6–7 Juni 2026 di Nirmana Falatehan, Blok M, Jakarta Selatan. P-Land sendiri merupakan pasar seni bertema K-Pop pertama dan terbesar di Indonesia yang menjadi wadah bagi para penggemar K-Pop, pelaku usaha kreatif, serta komunitas untuk berkumpul dan berinteraksi. 

Melalui kolaborasi ini, Bank Raya tidak hanya hadir sebagai mitra transaksi dan pembayaran, tetapi juga ingin semakin dekat dengan generasi muda melalui edukasi serta pemanfaatan layanan perbankan digital dalam aktivitas keuangan sehari-hari. Kehadiran Bank Raya diharapkan dapat memberikan pengalaman bertransaksi yang lebih praktis, aman, dan nyaman bagi seluruh pengunjung P-Land: K-pop Art Market Vol.5. 

Kicky Andrie Davetra selaku Direktur Bisnis Bank Raya mengatakan, “Kami sangat antusias dapat berkolaborasi sebagai Official Partner pada P-Land: K-pop Art Market Vol.5, karena kami menyadari bahwa pencinta K-pop di Indonesia cukup besar dan didominasi oleh generasi muda. Kami melihat ada potensi yang bisa digarap, karena K-Popers menginginkan kemudahan di setiap aspek kehidupan mereka. Dengan memperkenalkan Bank Raya pada Komunitas K-pop ini harapannya percepatan inklusi keuangan digital di generasi muda dapat terjadi, dan semakin banyak masyarakat yang menikmati kemudahan akses bank digital.”

Berita Terkait:  PTPP Kembali Diakui dalam Fortune Southeast Asia 500 Tahun 2026, Tegaskan Daya Saing dan Ketahanan Bisnis di Tingkat RegionalPT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), kembali mencatatkan pencapaian di tingkat regional dengan berhasil mempertahankan posisinya selama tiga tahun berturut-turut dalam daftar Fortune Southeast Asia 500. Dalam pemeringkatan tahun 2026 ini, PTPP menempati peringkat ke-279 dari 500 perusahaan terbesar di Asia Tenggara berdasarkan pendapatan tahun fiskal 2025. Di sektor Engineering & Construction Indonesia, PTPP juga berhasil menempati peringkat ketiga, menegaskan posisi Perseroan sebagai salah satu pelaku utama industri konstruksi nasional yang mampu bersaing di tingkat regional. Penghargaan dan pemeringkatan Fortune Southeast Asia 500 tahun 2026 merupakan bagian dari inisiatif Fortune Media dalam memetakan kinerja 500 perusahaan terbesar di kawasan Asia Tenggara berdasarkan pendapatan. Program ini diselenggarakan oleh Fortune Media bersama Danantara Indonesia, dan menjadi forum apresiasi bagi perusahaan-perusahaan dengan skala bisnis terbesar di kawasan. Sertifikat penghargaan diserahkan secara langsung oleh CEO Fortune Asia, Khoon Fong Ang, kepada perwakilan perusahaan pada ajang Executive Dinner & Fortune Southeast Asia 500 Awards 2026 yang digelar di East Ballroom, The Langham Jakarta, Sudirman Central Business District (SCBD), pada 18 Juni 2026. Acara tersebut mempertemukan para pimpinan perusahaan terkemuka dari berbagai negara di Asia Tenggara yang masuk dalam daftar Fortune Southeast Asia 500. Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menyampaikan bahwa pencapaian ini mencerminkan ketahanan bisnis serta konsistensi kinerja Perseroan di tengah dinamika industri konstruksi dan infrastruktur yang terus berkembang. “Pengakuan ini mencerminkan konsistensi PTPP dalam menjaga kinerja operasional dan memperkuat fundamental bisnis di tengah tantangan industri yang dinamis. Ke depan, kami akan terus fokus pada peningkatan efisiensi, penguatan tata kelola perusahaan, serta eksekusi proyek-proyek strategis nasional yang memberikan nilai tambah berkelanjutan,” ujar Joko Raharjo. Capaian ini memperkuat posisi PTPP sebagai perusahaan konstruksi dan investasi nasional dengan daya saing regional, sekaligus mencerminkan kontribusi Perseroan dalam mendukung pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sebagai perusahaan konstruksi dan investasi terkemuka di Indonesia dengan pengalaman lebih dari tujuh dekade, PTPP terus berkomitmen menjalankan transformasi bisnis secara berkelanjutan melalui inovasi, digitalisasi, penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), serta penguatan portofolio usaha yang berkelanjutan. Dengan kembali masuk dalam Fortune Southeast Asia 500 Tahun 2026, PTPP menegaskan posisinya sebagai perusahaan konstruksi nasional yang memiliki daya saing di tingkat regional serta berperan aktif dalam mendukung pembangunan ekonomi Indonesia. —SELESAI— About PT PP (Persero) Tbk PT PP (Persero) Tbk (kode emiten: PTPP) merupakan salah satu perusahaan konstruksi dan terkemuka di Indonesia yang berdiri sejak tahun 1953. Saat ini, PTPP memiliki 7 (tujuh) lini bisnis yang terintegrasi mulai dari Upstream, Middlestream sampai dengan Downstream, yang meliputi: Energi, Properti, Infrastruktur, Jasa Konstruksi, Engineering, Procurement and Construction (EPC), Peralatan Berat dan Pracetak. PTPP memiliki jejak rekam yang solid dan berhasil memenangkan penghargaan atas proyek-proyek konstruksi Pelabuhan, Pembangkit Listrik, Airport, Bendungan, dan Gedung di Indonesia. PTPP merupakan pionir untuk konsep Eco-Friendly Green Building di Indonesia yang telah memenangkan beberapa penghargaan lokal dan internasional atas hasil karyanya. PTPP mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 9 Februari 2010, dengan kepemilikan publik sebesar 49%. Pada tahun 2015, PTPP mencatatkan saham entitas anak PT PP Properti Tbk (kode emiten: PPRO) di Bursa Efek Indonesia sebanyak 35%. Untuk mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan di masa depan, PTPP berekspansi di sektor Energi dan Infrastruktur di tahun 2016. Pada tahun 2017, entitas anak yang bergerak sebagai kontraktor berbasis peralatan berat PT PP Presisi Tbk (kode emiten: PPRE) melantai di Bursa Efek Indonesia dengan melepas 23% saham ke publik. Untuk menghadapi era Industry 4.0, PTPP melakukan strategi operasional excellence dengan menerapkan sistem informasi yang handal, yaitu ERP sebagai enterprise system utama yang didukung berbagai aplikasi penunjang operasional dalam menjawab tantangan dan kebutuhan perusahaan kedepan. PTPP juga menerapkan penggunaan Building Information Modeling (BIM) serta penguasaan teknologi baru lainnya yang bertujuan untuk meningkatkan kecepatan, akurasi dan efisiensi serta menjadi perusahaan yang unggul serta excellence. Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Sebagai bentuk apresiasi kepada para pengunjung dan penggemar K-Pop, Bank Raya menghadirkan sejumlah promo menarik yang dapat dinikmati baik oleh nasabah eksisting maupun nasabah baru selama periode acara pada 6–7 Juni 2026. Salah satunya adalah program cashback untuk pembelian tiket kategori Early Bird maupun General Sales melalui Loket.com, serta pembelian tiket secara langsung di lokasi acara melalui QRIS dengan metode pembayaran menggunakan Kartu Digital Debit Visa Bank Raya.

Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati promo cashback transaksi QRIS Bank Raya di berbagai tenant yang berpartisipasi dalam acara. Untuk setiap transaksi minimum Rp25.000, nasabah berkesempatan memperoleh cashback sebesar 50% dengan nilai maksimum Rp20.000.

Bank Raya juga memberikan penawaran khusus bagi pengunjung yang belum menjadi nasabah. Melalui pembukaan rekening baru menggunakan kode referral “RAYAPLAND526”, nasabah berhak mendapatkan cashback sebesar Rp5.000,- yang akan langsung dikreditkan ke rekening setelah proses pembukaan rekening berhasil dilakukan.

Sebagai bank digital, Bank Raya menghadirkan beragam layanan perbankan yang dapat diakses secara praktis melalui aplikasi, mulai dari pembukaan rekening secara digital tanpa perlu mengunjungi cabang, transaksi menggunakan QRIS, transfer antarbank, pembayaran berbagai tagihan, hingga fitur-fitur pengelolaan keuangan yang membantu nasabah mengatur dan memantau kondisi finansial mereka dengan lebih optimal. Hingga Kuartal I 2026, jumlah pengguna Aplikasi Raya tercatat telah mencapai lebih dari 1,2 juta nasabah, meningkat 20,2% secara tahunan (year-on-year).

Selain memberikan kemudahan bagi pengunjung acara, Bank Raya juga berupaya mendukung para tenant yang berpartisipasi dalam P-Land: K-pop Art Market Vol.5 melalui berbagai solusi perbankan digital untuk kebutuhan usaha. Salah satunya melalui fitur Saku Bisnis yang dirancang untuk membantu pelaku usaha mengelola transaksi dan operasional bisnis secara lebih efektif. Melalui fitur ini, tenant dapat memanfaatkan QRIS Bisnis, fitur kasir digital untuk pencatatan transaksi, layanan mass transfer ke hingga sepuluh rekening tujuan secara real-time, pembayaran gaji karyawan maupun supplier, serta pengelolaan dana usaha melalui hingga lima rekening saku bisnis dalam satu aplikasi yang terintegrasi.

Berita Terkait:  Quby Christmas Town Hadir di Mall of Indonesia, Perdana di Indonesia

“Bank Raya akan terus merangkul komunitas dan pelaku industri kreatif sebagai komitmen kami dalam percepatan inklusi keuangan digital di Indonesia. Ke depan, Bank Raya akan terus menghadirkan berbagai inovasi dan kolaborasi yang relevan dengan kebutuhan nasabah, sehingga dapat memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekosistem digital nasional.” tutup Kicky.