Kota Gorontalo

Tiga Waria Diamankan Tengah Asik Pesta Miras, Janji Adhan Tertibkan LGBT Bukan Omon-omon

×

Tiga Waria Diamankan Tengah Asik Pesta Miras, Janji Adhan Tertibkan LGBT Bukan Omon-omon

Share this article
Tiga orang terindikasi LGBT tengah mendapat pembinaan di Kantor Satpol PP Kota Gorontalo.

Hargo.co.id, GORONTALO — Tim Pemberantasan Penyakit Masyarakat (Pekat) yang melibatkan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Gorontalo bersama Tim Serigala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar razia pada Sabtu malam (18/7/2026) hingga Minggu dini hari (19/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 23.00 Wita sampai 03.00 Wita tersebut menyasar sejumlah titik di wilayah Kecamatan Kota Tengah, Dumbo Raya, Kota Selatan, dan Kota Utara.

Berita Terkait:  Gugatannya Dikabulkan MK, Marten Menjabat Walikota Hingga Juni 2024

Operasi dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban umum dan menekan berbagai aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat. Dalam razia tersebut, petugas berhasil mengamankan puluhan minuman beralkohol dari sejumlah lokasi.

Barang bukti yang disita terdiri dari 18 botol cap tikus ukuran 600 mililiter, 33 botol Bir Bintang, satu botol Kasegaran, enam botol minuman campuran ukuran 600 mililiter, serta dua botol minuman campuran ukuran 1,5 liter.

Berita Terkait:  Miras, Narkoba, LGBT, Terorisme, Kekerasan, Hoaks dan Radikalisme, Ismail Madjid: Musuh Kita Bersama

Tiga orang terindikasi LGBT tengah mendapat pembinaan di Kantor Satpol PP Kota Gorontalo.

Kepala Kesbangpol Kota Gorontalo, Dandy Datau, mengatakan total minuman beralkohol yang diamankan dalam operasi tersebut mencapai 60 botol. Selain penertiban minuman keras, tim juga mendatangi sebuah rumah di Kelurahan Limba B yang sebelumnya digunakan untuk kegiatan perayaan ulang tahun.

Berdasarkan hasil pemantauan petugas, acara tersebut masih berlangsung hingga malam hari dan ditemukan adanya konsumsi minuman beralkohol oleh sejumlah peserta.

Berita Terkait:  Marten Taha Harap Warga Dukung Pelaksanaan Operasi Ketupat Otanaha 2024

Saat pemeriksaan dilakukan, petugas menemukan tiga orang terindikasi LGBT yang terlibat dalam kegiatan hiburan pada acara tersebut dan turut mengonsumsi minuman beralkohol.

Ketiganya kemudian dibawa ke Kantor Satpol PP Kota Gorontalo untuk menjalani pembinaan serta membuat surat pernyataan di hadapan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol PP.

Berita Terkait:  Tournament Pencak Silat Wali Kota Cup 2025: Peserta Membludak, Perguruan dari 4 Provinsi Luar Gorontalo Ambil Bagian

Secara terpisah, Kepala Satpol PP Kota Gorontalo, Marwan Saleh, menegaskan bahwa operasi Pekat akan terus dilaksanakan secara berkala guna menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif bagi masyarakat.

Khusus penertiban Waria, Pemerintah Kota Gorontalo mengacu pada Perpres nomor 111 tahun 2025 yang salah satu poin dalam aturan itu, menyebut bahwa Waria merupakan ancaman nonmiliter.

Berita Terkait:  BTN Gorontalo Perkuat Digitalisasi Sekolah Lewat Kartu Air Belajar dan Program Siswa Menabung

Selain itu, penertiban LGBT juga merupakan komitmen Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea dalam rangka menjaga Kota Gorontalo dari bahaya penyimpangan perilaku seksual yang belakangan makin menjadi-jadi.

Rangkaian operasi berakhir pada pukul 03.00 Wita. Selama pelaksanaan kegiatan, situasi di seluruh lokasi yang menjadi sasaran razia dilaporkan berlangsung aman dan terkendali.(adv)