Kab. Boalemo

Polemik Jabatan di Boalemo, Jubir Bupati Minta Publik Lihat Fakta

×

Polemik Jabatan di Boalemo, Jubir Bupati Minta Publik Lihat Fakta

Share this article
Polemik Jabatan di Boalemo, Jubir Bupati Minta Publik Lihat Fakta
Juru Bicara Bupati Boalemo, Paris Djafar.

Hargo.co.id, GORONTALO – Pengisian sejumlah jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boalemo menuai perhatian publik setelah muncul sorotan mengenai dugaan keterkaitan hubungan kekerabatan antara pejabat yang dilantik dan pimpinan daerah.

Berita Terkait:  Hadiri Open House Idulfitri, Bupati Rum Pimpin Rombongan Pemkab Boalemo ke Pemprov Gorontalo

Menanggapi hal tersebut, Juru Bicara Bupati Boalemo, Paris Djafar, S.H., meminta agar persoalan itu disikapi secara objektif dengan mengacu pada fakta, kompetensi, mekanisme kepegawaian, serta ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Dalam keterangannya pada Senin (26/10/2026), Paris menegaskan bahwa pengangkatan maupun mutasi pejabat tidak seharusnya dinilai semata-mata berdasarkan hubungan kekeluargaan. Menurut dia, proses pengisian jabatan perlu ditelaah secara menyeluruh, termasuk dari sisi persyaratan dan prosedur yang menjadi dasar pengambilan keputusan.

Berita Terkait:  Pangdam XIII/Merdeka Kunjungi Boalemo, Disambut Prosesi Adat Mopotilolo

Ia menilai, munculnya sorotan terhadap pejabat yang memiliki hubungan keluarga dengan bupati maupun wakil bupati perlu disikapi secara proporsional. Hubungan kekerabatan memang dapat memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat, tetapi hal itu tidak dengan sendirinya membuktikan adanya praktik nepotisme.

Untuk itu, penilaian terhadap proses pengangkatan pejabat, menurut Paris, perlu didasarkan pada aspek yang dapat diperiksa dan dipertanggungjawabkan, bukan semata-mata pada hubungan personal dengan pimpinan daerah.

Berita Terkait:  Pemkab Boalemo Kembali Raih Opini WTP, Bukti Konsistensi Tata Kelola Keuangan Daerah

Polemik ini sekaligus menjadi perhatian terhadap tata kelola birokrasi di Kabupaten Boalemo,

khususnya dalam memastikan proses pengisian jabatan berlangsung sesuai ketentuan dan mengedepankan profesionalisme aparatur sipil negara (ASN).

Berita Terkait:  Wabup Boalemo Pimpin Rapat Ramadan Fair 2026, Kegiatan Dipusatkan di Masjid Agung Baiturrahman

Aspek transparansi, pemenuhan persyaratan jabatan, kompetensi, serta kepatuhan terhadap regulasi

menjadi hal penting untuk memastikan setiap keputusan kepegawaian memiliki dasar yang jelas.

Berita Terkait:  Lahmudin Hambali Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor, Data KPM Jadi Kunci Percepatan Penurunan Stunting

Dengan demikian, penilaian terhadap pengangkatan pejabat di lingkungan Pemkab Boalemo perlu bertumpu pada fakta dan mekanisme yang diterapkan.

Apabila terdapat dugaan penyimpangan, persoalan tersebut perlu ditelaah melalui pemeriksaan yang objektif sesuai ketentuan yang berlaku.(Adv) 

Berita Terkait:  Gerakan Pangan Murah di Tilamuta, Rum Pagau dan Lahmuddin Ikut Layani Warga Belanja Sembako