Kab. Boalemo

Gerakan Pangan Murah di Tilamuta, Rum Pagau dan Lahmuddin Ikut Layani Warga Belanja Sembako

×

Gerakan Pangan Murah di Tilamuta, Rum Pagau dan Lahmuddin Ikut Layani Warga Belanja Sembako

Share this article
Gerakan Pangan Murah di Tilamuta, Rum Pagau dan Lahmuddin Ikut Layani Warga Belanja Sembako
Bupati Boalemo Rum Pagau dan Wabup Lahmuddin Hambali turun langsung melayani warga yang berbelanja pada Gerakan Pangan Murah di Alun-alun Tilamuta, Jumat (13/3/2026).

Hargo.co.id, GORONTALO – Warga Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, memadati Lapangan Alun-alun untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah yang digelar Polres Boalemo, Jumat (13/3/2026).

Berita Terkait:  8 Bulan Tak Dapatkan Suplai Air, Warga Polohungo Keluhkan Pengelolaan Pamsimas

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Boalemo Rum Pagau dan Wakil Bupati Lahmuddin Hambali.

Menariknya, Rum Pagau dan Lahmuddin tidak hanya hadir memantau jalannya kegiatan, tetapi juga ikut melayani masyarakat yang membeli bahan pangan di lapak pasar murah tersebut.

Berita Terkait:  SNT Boalemo Siapkan Penerimaan 80 Siswa Rintisan pada 2027

Kehadiran pimpinan daerah itu disambut antusias warga yang datang berbelanja.

Gerakan Pangan Murah dilaksanakan sebagai langkah membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran, sekaligus menekan beban ekonomi rumah tangga.

Berita Terkait:  Harian Gorontalo Post Kirim Perwakilan jadi Penguji Kompetensi di SMKN 1 Boalemo

Sejumlah komoditas yang dijual dalam kegiatan itu di antaranya minyak goreng merek Sawit Indonesia kemasan 1 liter seharga Rp10.000, beras SPHP kemasan 5 kilogram seharga Rp40.000, serta gula pasir kristal putih 1 kilogram seharga Rp10.000.

Sejumlah warga mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah tersebut. Mereka berharap program serupa dapat dilaksanakan secara rutin karena dinilai memberi manfaat langsung, terutama bagi masyarakat dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah.(Rls) 

Berita Terkait:  Bupati Rum Tagih Janji BSG, Soal Penambahan Kursi Direksi dan Komisaris