GORONTALO, Hargo.co.id – Polisi terus mendalami motif pembunuhan terhadap Simon Makale (30) warga kelurahan leato, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo, yang diduga dilakukan DM alias Dedi (18).
Dari hasil pemeriksaan sementara, DM mengaku mabuk saat menghabisi nyawa Simon.
DM yang dipengaruhi Miras, tidak terima ketika ia diteriaki Simon saat melintas di Jl.Atje Slamet malam itu.
Sekejap ia menghampiri Simon dan membacok Simon dengan pisau yang memang telah ia siapkan.
Cukup dua kali bacokan di kepala, Simon saat itu langsung tersungkur ke tanah. Tak cukup, DM kembali menusukkan pisau ke perut Simon hingga membuatnya tewas.
[baca:Â Mabo, Tegur Orang, Dibacok]
Kepala Satuan (Kasat) Resrkim Polres Gorontalo Kota, AKP Tumpal Alexander mengatakan, dari hasil introgasi pelaku memang pada malam itu pelaku tengah dalam pengaruh minuman keras.
“Menurut tersangka, mereka kaget dengan teriakan yang di lontarkan oleh korban, dan pengaruh minuman keras membuat tersangka langsung kalap.
Tersangka kemudian langsung berhenti awalnya sempat terjadi cek-cok diantara mereka, namun pelaku kemudian langsung naik pitam kemudian mengambil barang tajam di sakunya lalu membacok korban di kepala,”ujar AKP Tumpal Alexander meniru apa yang dikatakan pelaku Dedi.
Sementara itu, Idris Djafar seorang kerabat Almarhum Simon Makale yang sempat diwawancarai Gorontalo Post (hargo.co.id) mengatakan, sebagai keluarga pihaknya sangat kehilangan.
