Kecelakaan di Malam Tahun Baru, 3 Tewas Lakalantas, 6 Kritis

×

Kecelakaan di Malam Tahun Baru, 3 Tewas Lakalantas, 6 Kritis

Sebarkan artikel ini
TKP - Warga langsung melakukan evakuasi terhadap korban kecelakaan di Kabila, Minggu (1/1) dini hari. Satu orang tewas dalam kecelakaan ini. (foto : istimewa/facebook).

GORONTALO, Hargo,co.id – Insiden kecelakaan maut mewarnai malam pergantian tahun di Gorontalo.

Sedikitnya dua pengendara sepeda motor dan satu pejalan kaki tewas serta enam orang kritis akibat peristiwa naas tersebut.

Informasi yang dihimpun Gorontalo Post, kecelakaan pertama terjadi di wilayah Kabupaten Gorontalo Sabtu, (31/12), malam.

Kejadiannya di ruas jalan raya Desa Bua, Kecamatan Batudaa, sekira pukul 23.30 wita, antara pengendara sepeda motor Mio DM 3291 BZ yang dikendarai Mohamad Dukalang dengan sepeda motor Suzuki DM 4655 BJ yang dikendarai Yersi Dukalang.

Insiden naas itu bermula ketika Mohamad Dukalang melaju dari arah Batudaa menuju ke Kota Gorontalo.

Saat melintas di ruas jalan Desa Bua, Kecamatan Batudaa, tepatnya di depan penjual sayur-sayuran, Yersi Dukalang yang datang dari arah berlawanan tiba-tiba hendak berbelok arah memutar kembali ke arah yang sama yakni menuju Kota Gorontalo.

Mohamad Dukalang yang tak bisa mengimbangi laju sepeda motor yang ditungganginya, hilang kendali hingga akhirnnya menabrak sepeda motor Yersi Dukalang tepat berada di tengah badan jalan. Akibat kejadian ini kedua pengendara motor terseret motor hingga tiga meter.

Menurut warga sekitar saat diwawancarai awak koran ini Senin (02/01) siang mengatakan, kejadian tersebut sangat singkat.

“Kami hanya mendengar adanya benturan keras, sebelum tabrakan terjadi kami melihat pengendara motor Mio memang laju,”ujar warga yang meminta namannya tak dikorankan tersebut.

Seketika warga yang berada di dekat TKP langsung menolong korban tabrakan tersebut dan langsung membawa korban ke Rumah sakit.

Yersi Dukalang yang keseharianya merupakan seorang Guru di SDN 9 Batudaa ini mengalami Luka berat di bagian kepala belakang dan langsung meninggal di TKP.

Sedangkan Mohamad Dukalang mengalami patah di bagian kaki dan luka di bagian wajah dan langsung di larikan ke rumah sakit RSUD MM Dunda Limboto dalam kondisi kritis.

Menurut Sri Yulan Dukalang (31), Mohamad Dukalang melaju kencang karena hendak buru-buru untuk merayakan malam tahun baru di Kota Gorontalo bersama temanya.

“Waktu itu tinggal 30 menit pelepasan tahun, maka Mohamad hendak memacu kendaraanya dengan kecepatan tinggi,”kata Yulan.

Kapolres Gorontalo AKBP Purwanto,SIK melalui Kanit Lakalantas Polres Gorontalo IPDA Harun Imran saat di Konfirmasi mengatakan, pihaknya belum bisa menyimpulkan apa penyebab utama lakalantas ini karena masih akan dilakukan pendalaman dan penyelidikan.

Salah satunnya sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi guna proses penyelidikan lebih lanjut. Selain itu pihaknya tegas Ipda Harun juga sudah mengamankan barang bukti kedua motor korban.

Sementara itu hanya berselang setengah jam kemudian yakni sekira pukul 01.00 wita kecelakaan maut juga terjadi di Kota Gorontalo. Adalah Rahmat Hamsah (16) pejalan kaki warga Kelurahan Molosipat, Kecamatan Sipatana, Kota Gorontalo tewas setelah ditabrak sepeda motor yang dikendarai Alim Musa (30) warga Desa Donggala, Kecamatan Telaga Jaya, Kabupaten Gorontalo.

Kejadiannya berawal ketika Alim Musa yang baru berpesta miras di kampungnya ingin ke Sipatana sekira pukul 12.00 wita dengan menggunakan motor Honda Beat DM 2762 AY.