DUNGINGI, Hargo.co.id – Gudang jagung yang berlokasi di Kelurahan Tuladenggi, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo nyaris dilalap si jago merah, kemarin, Selasa (6/3). Beruntung, api cepat dipadamkan namun 35 Ton jagung terbakar jadi abu dan kerugian mencapai ratusan juta rupiah.
Dari informasi yang berhasil dirangkum Gorontalo Post, sekitar Pukul 06.00 Wita, Abubakar Abdul (50), karyawan pabrik sedang memperbaiki tembok yang rusak. Tiba-tiba saja warga Desa Tilango, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo ini melihat ada api di seputaran trailer atau tempat pengeringan jagung.
Tak hanya melihat api saja, akan tetapi Abubakar beberapa kali terdengar suara letupan. Khawatir kondisi akan memburuk, Abubakar Abdul langsung menghubungi rekannya dan kemudian menghubungi aparat Kepoisian beserta pemadam kebaran (Damkar).
Setelah mendapatkan informasi, tiga unit mobil Damkar langsung menuju ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Anggota Kepolisian pula turut membantu dan juga karyawan perusahaan lainnya. Dalam waktu sekejap, api pun berhasil dipadamkan. Meski demikian, sedikitnya 35 Ton jagung ada beberapa bagian peralatan yang tetap terbakar.
Jika dihitung 35 Ton jagung didarab dengan harga jagung Rp 3.000 per Kg, maka kerugiannya mencapai lebih dari Rp 105 Juta. Kapolres Gorontalo Kota, AKBP Yan Budi Jaya,SIK melalui Kasat Reskrim AKP Handy Senonugroho,SIK mengatakan, pihaknya telah mengkonfirmasi kerusakan dan kerugian yakni jagung sekitar 35 Ton dan kerugian alat yang terbakar kurang lebih Rp 7 juta.
“Alhamdulillah, api bisa dipadamkan dengan cepat sehingga tidak menimbulkan kerugian yang cukup besar. Untuk sementara, dugaan kebakaran diakibatkan aliran arus pendek. Kami pun tetap masih melakukan penyelidikan terkait dengan hal ini,” pungkasnya.(kif/hg)
