Listrik Padam, Perhitungan Suara di KPU Terganggu

×

Listrik Padam, Perhitungan Suara di KPU Terganggu

Share this article
Ilustrasi

Hargo.co.id, GORONTALO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Gorontalo, punya sistem baru untuk mengantisipasi maraknya penggunaan sistem hitung cepat (Quick Count), yakni system informasi berbasis teknologi (Situng). Hanya saja, proses tersebut terganggu disebabkan listrik padam.

Perlu disampaikan bahwa Situng akan menampilkan hasil Pilkada Kota Gorontalo secara akurat dan realtime. Namun sistem ini sangat bergantung pada keberadaan daya listrik, yang tentunya menopang kerja dari teknologi komputer yang digunakan dalam aplikasi ini. Tentunya hal ini sangat terganggu saat pemadaman listrik terjadi di wilayah kerja teknologi itu dipasang.

Hal ini seperti yang terjadi Rabu (27/6/2018) siang, mendadak listrik di wilayah Gorontalo padam. Akibatnya, sistem Situng yang berlangsung di ruang server KPU Kota Gorontalo langsung terganggu. Beruntung KPU Kota Gorontalo langsung mengantisipasinya dengan menggunakan daya dari mesin genset yang memang sudah disiapkan di kantor KPU Kota Gorontalo.

Kasubag Perlengkapan KPU Kota Gorontalo, Idham Mantali saat dikonfirmasi mengatakan, komputer dan server yang digunakan untuk pelaksanaan Situng, menggunakan listrik, sehingganya ketika listrik padam maka server tidak bisa dijalankan. Namun demikian, pihaknya sudah mengantisipasi dengan menggunakan genset KPU Kota Gorontalo.

“Alhamdulillah meski sedikit terganggu tadi, tapi sudah pakai genset,” ujarnya.

Sementara itu, listrik di Kota Gorontalo sendiri sejauh ini sudah kembali normal. Namun sayangnya, hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi dari PLN Gorontalo tentang penyebab padamnya listrik di Kota Gorontalo, yang dikabarkan juga melanda seluruh wilayah yang ada di Provinsi Gorontalo.

Informasi yang berhasil diperoleh dari PT PLN Cabang Gorontalo, pemadaman terjadi adanya gangguan transmisi tegangan 150 KV antara Lolak dengan Boroko pada am 11.56 Wita. Akibatnya, terjadi padam di seluruh Provinsi Gorontalo.

Penormalan secara bertahap diperkirakan membutuhkan waktu 3 – 4 jam untuk menyalakan seluruh pelanggan Provinsi Gorontalo. Penyebab gangguan masih dalam tahap pemeriksaan oleh petugas PLN. (yds/hg)