Gema Panua, Bantuan Pertanian dan Peternakan Disalurkan

×

Gema Panua, Bantuan Pertanian dan Peternakan Disalurkan

Sebarkan artikel ini
Wabup Pohuwato, Amin Haras didampingi Kadis Pertanian Yance Rumondor, menyerahkan bantuan pertanian dan peternakan kepada warga di Desa Bumbulan, Paguat. (Foto Istimewa/ Iwan/Humas)

Hargo.co.id, GORONTALO – Melalui Gema Panua, Pemda Pohuwato menyalurkan sejumlah bantuan untuk pertanian dan peternakan di Paguat. Diharap bantuan ini benar-benar dimanfaatkan dengan baik sehingga menjadi sumber pendapatan.

“Berbagai bantuan yang diberikan ini tentu tujuan akhir adalah peningkatan ekonomi dan perlahan untuk menurunkan angka kemiskinan,” tegas Amin Haras usai menyerahkan bantuan.

Baginya, sangat mustahil jika dengan adanya bantuan kemudian angka kemiskinan tidak menurun. Sehingga itu manfaatkan dengan baik apa yang diberi oleh pemerintah ini. Paling tidak masyarakat bisa keluar dari garis kemiskinan.

“Saya juga mengingatkan kepada penerima bantuan khususnya ternak sapi agar jangan dijual. Ada perjanjian antara penerima dengan pemerintah, karena bisa saja penerima bantuan sapi bisa dituntut oleh pemerintah jika bantuan tersebut disalahgunakan atau dijual,” tegasnya.

Kadis Pertanian Yance Rumondor menjelaskan, bidang peternakan diserahkan bantuan ternak sapi 99 ekor untuk 9 kelompok. Kemudian juga bantuan premi asuransi untuk 3 orang masing-masing Rp 10 Juta.

Selanjutnya bantuan hand traktor 2 unit dikelola oleh brigade, juga diberikan bantuan berupa alat pompa air yang bisa digunakan masyarakat. Bantuan selanjutnya adalah Kultivator (alat membuat bedengan) ini dalam rangka mengembangkan holtikultura seperti cabe, tomat, bawang, dan pada prinsipnya membuat bedeng agar kita tidak menggunakan pacul lagi maka diberikan kultivator.

“Bantuan lainnya berupa alat tanam manual sebanyak 6 unit, 3 unit untuk bridgade dan 3 unit untuk kelompok. Juga ada bantuan Hands player 3 unit kepada satu kelompok, dari bantuan jagung ditahap pertama serta di bantu juga pupuk. Bantuan pupuk ini cukup besar untuk 2 ribu sekian Ha yang jumlahnya 120 ton.

Sehingga kalau untuk Paguat ditotalkan kurang lebih Rp, 550 juta. Mudah-mudahan bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat tani untuk mengembangkan usahanya,” pungkas Yance. (ayi/hg)