Hargo.co.id PUNCAK BOTU – Pembangunan bandara perintis pohuwato yang masih terganjal dengan masuknya areal proyek dalam kawasan hutan segera teratasi. Saat Komisi III Deprov Gorontalo yang dipimpin Ketua Deprov Paris Jusuf berkonsulatasi terkait persoalan ini, Rabu (4/5), Direktur penggunaan kawasan hutan Muhamad Said menjanjikan akan segera menerbitkan ijin pinjam pakai kawasan hutan untuk pembangunan Bandara Pohuwato.
“Ijin itu dijanjikan akan diterbitkan paling lama satu bulan,†aku Ketua Komisi III, Sun Biki kepada Gorontalo Post, usai pertemuan. Menurut Sun Biki untuk percepatan penerbitan ijin, Muhammad Said menyarankan agar Pemerintah Provinsi dapat berkoordinasi dengan Badan Pemangku Kawasan Hutan agar mengawal proses administratif. “Agar cepat ya harus dikawal proses penerbitan ijin dari meja ke meja,†jelasnya.
Tak hanya Bandara Pohuwato, dalam pertemuan itu, Kemenhut juga memastikan akan mendukung percepatan proyek infrastruktur di Gorontalo yang akan bersinggungan dengan kawasan hutan misalnya mega proyek Gorontalo Outher Ring Road (GORR), pembangunan jalur kereta api, serta bendungan Bone Hulu. “Karena proyek-proyek ini berkaitan dengan kepentingan masyarakat,†tambahnya.
Untuk kawasan hutan lindung dan konservasi, menurut Sun Biki, ada dua tahapan yang harus dilalui untuk terbitnya ijin pinjam pakai kawasan hutan. Pertama, harus mengurus alih peruntukkan kawasan hutan lindung.
