Hargo.co.id, GORONTALO – Semangat para anggota Pramuka Kabupaten Gorontalo untuk mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII mulai bergelora.
Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Gorontalo secara resmi dilepas menuju Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur.
Pelepasan kontingen dilakukan Kamabicab Gerakan Pramuka Kabupaten Gorontalo, yang juga Bupati Gorontalo Sofyan Puhi, di kawasan Pentadio Resort, Sabtu (8/8/2026).
Momen pelepasan tersebut menjadi penanda dimulainya perjalanan para pramuka penggalang Kabupaten Gorontalo untuk mengikuti salah satu agenda terbesar Gerakan Pramuka tingkat nasional.
Jamnas XII dijadwalkan berlangsung 13–20 Agustus 2026. Kegiatan ini akan mempertemukan anggota Pramuka penggalang dari berbagai daerah di Indonesia dalam rangkaian kegiatan kepramukaan, edukasi, persahabatan hingga pengenalan budaya.
Dalam arahannya, Sofyan Puhi meminta para peserta tidak sekadar mengikuti kegiatan, tetapi menjadikan Jamnas sebagai kesempatan untuk memperluas wawasan dan membangun jaringan persahabatan.
Menurutnya, Jamnas memiliki keistimewaan tersendiri karena hanya digelar setiap empat tahun dan peserta dibatasi berdasarkan usia.
“Jambore Nasional ini merupakan kesempatan yang tidak datang berkali-kali. Karena ada batasan usia dan dilaksanakan empat tahun sekali, kesempatan ini bisa menjadi pengalaman sekali seumur hidup sebagai penggalang. Jadi manfaatkan sebaik-baiknya,” pesan Sofyan.
Ia mendorong para peserta untuk aktif berinteraksi dengan pramuka dari berbagai daerah. Pertemuan tersebut dinilai dapat menjadi ruang bertukar pengalaman, pengetahuan maupun informasi tentang keberagaman daerah di Indonesia.
Tak hanya itu, Sofyan menyebut pelaksanaan Jamnas di Buperta Cibubur memiliki nilai historis bagi perjalanan Gerakan Pramuka di Indonesia.
“Adik-adik mendapatkan kesempatan luar biasa untuk berada di Cibubur. Tempat ini memiliki sejarah panjang dalam perjalanan Gerakan Pramuka Indonesia. Jadikan pengalaman ini sebagai kebanggaan dan kenangan yang akan terus dibawa sampai dewasa,” ujarnya.
Sofyan juga mengingatkan bahwa keikutsertaan kontingen Gorontalo tidak hanya membawa nama pribadi maupun organisasi, tetapi juga membawa identitas daerah.
Terlebih, peserta dari Gorontalo dijadwalkan mendapat ruang untuk memperkenalkan budaya daerah dalam rangkaian kegiatan di Jakarta Selatan melalui kolaborasi dengan budaya Betawi.
Menurut Sofyan, kesempatan tersebut harus dimanfaatkan untuk memperkenalkan kekayaan budaya Gorontalo kepada masyarakat dari berbagai daerah.
“Ini menjadi ruang yang sangat baik untuk memperkenalkan budaya Gorontalo kepada masyarakat luas. Tampilkan yang terbaik dan tunjukkan bahwa Gorontalo memiliki kekayaan budaya yang patut dibanggakan,” katanya.
Di akhir arahannya, Sofyan berpesan agar seluruh peserta menjaga kesehatan, disiplin selama mengikuti kegiatan, mematuhi ketentuan yang berlaku serta menjaga nama baik Kabupaten Gorontalo.
“Jaga kesehatan, jaga nama baik daerah dan ikuti seluruh kegiatan dengan penuh tanggung jawab. Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Insya Allah pulang nanti membawa pengalaman dan cerita yang bisa dibagikan kepada teman-teman di daerah,” tandasnya.
Pelepasan tersebut turut dihadiri Ketua Kwarcab Kabupaten Gorontalo, Kamabida, para Ketua Satuan Karya serta sejumlah undangan lainnya.(Adv)












