Tebar Bau Busuk, Jenazah Amokrane Sabet Belum Diotopsi

×

Tebar Bau Busuk, Jenazah Amokrane Sabet Belum Diotopsi

Sebarkan artikel ini
Jenazah Amokrane Sabet Sudah Tebar Bau Busuk (Radar Bali/Jawa Pos)

Hargo.co.id  DENPASAR – Jenazah bule asal Prancis, Amokrane Sabet, 49 yang di tembak polisi, hingga saat ini masih tersimpan di Ruang Forensik RS Sanglah, Denpasar, Bali. Meski sudah menebar bau busuk, namun jenazahnya belum diotopsi.

Mantan atlet mixed martial art (MMA) meninggal dunia setelah ditembak aparat kepolisian karena tindakannya yang brutal.

Sabet membunuh anggota polisi Polsek Kuta Utara Brigadir AA Putu Sudiarta dengan cara menikam dengan pisau.

Radar Bali (Jawa Pos Group) melaporkan, meski sudah tiga hari disimpan, namun jenazah Sabet belum juga diautopsi. Mayatnya sudah menebar bau busuk.

“Belum diautopsi, saat ini mayatnya masih di forensik,” ujar Kepala Instalasi Forensik RSUP Sanglah dr. Dudut Rustyadi, Rabu (4/5).

Disinggung penyebab belum dilakukan autopsi, dr Dudut menyampaikan masih dalam proses di Konsulat Jenderal Prancis.

“Sampai saat ini belum ada permintaan otopsi dari pihak kepolisian,” jawabnya singkat.

Diketahui sebelumnya, baik Sabet maupun Sudiarta, kedua jenazah sudah dilakukan pemeriksaan luar di tubuh jenazah pada pukul 14.27 hingga 14.37.

Hasil Pemeriksaan Luar (PL) yang dilakukan pada tubuh anggota polisi Polsek Kuta Utara Brigadir AA Putu Sudiarta, ditemukan ada empat bekas luka tusuk yang disebabkan oleh senjata tajam.

Satu luka tusuk pada bagian pipi kanannya, kemudian di dada ada dua, paha kiri satu.

Luka yang lainnya berupa luka tangkis pada bagian lengan dan siku bagian bawah sebelah kanan dan kiri.

Sementara itu, hasil PL yang dilakukan pada pukul 17.30 terhadap tubuh jenazah Amokrane Sebet, pihaknya menemukan adanya luka tembak dan luka karena senjata tajam. (ara/mus/awa/jpg/hargo)