Kompor Meledak, Tiga Gedung di TPI Kota Terbakar

×

Kompor Meledak, Tiga Gedung di TPI Kota Terbakar

Share this article
Tiang listrik roboh dan peadang berhamburan akibat kebakaran di TPI Kota Gorontalo, Sabtu (02/03/2019). (Foto Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Pengunjung maupun para pedagang di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kota Gorontalo dibuat panik, Sabtu (2/3/19). Ini menyusul kebakaran yang meludeskan tiga gedung di kawasan TPI itu. Untung saja, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materil yang dialami pemilik gedung itu mencapai ratusan juta rupiah.

Informasi yang dihimpun media ini, insiden kebakaran itu terjadi sekitar pukul 06.00 wita. Diduga kuat sumber api berasal dari salah satu warung yang sedang memasak gorengan.

Menurut Tri Prasetyo Kontraktor Pt.Tk Dici saat ditemui ini mengatakan, pemilik warung gorengan itu meninggalkan kompor yang sedang menyala. Hal ini praktis mengakibatkan ledakan kompor gas hingga akhirnya merambat ke atap warung.

Dengan cepat kobaran api terus membesar dan menyambar lagi dua warung serta satu mes dan gudang milik Pt.Tk Dici ikut terbakar. “Pas kejadian saya masih berada di rumah. Saya nanti diberitahu salah satu karyawan saya bahwa telah terjadi kebakaran di TPI. Setelah sampai di lokasi, api sudah membesar dan menghanguskan tiga gedung,” kata Tri Prasetyo.

Terpisah Yusup Monti warga Kelurahan Tenda, yang pertama kali melihat api berasal dari warung milik penjual gorengan bernama mami. Saat api mulai membesar, Yusuf berteriak kebakaran dan meminta pertolongan warga sekitar.

“Orang-orang so mulai takumpul ba kase mati api dengan alat apa adanya. Nanti ada mobil pemadam kebakaran baru itu api mati,”ungkap Yusuf.

Sementara itu pantauan di lokasi kejadian, akibat kebakaran itu jalan raya menjadi macet total disebabkan kerumunan warga yang berbondong-bondong melihat langsung peristiwa tersebut. Asap tebal menutupi kawasan TPI dan satu tiang listrik yang roboh ke arah jalan.

Sebelum mobil kebakaran tiba di lokasi, warga berusaha memadamkan api dengan alat seadanya seperti ember, loyang dan kebetulan di mes ini ada selang air tapi tidak maksimal memadamkan api.

Setengah jam kemudian atau sekitar pukul 06.30 Wita, api berhasil di padamkan. Namun demikian, tiga gedung yang di dalamnya terdapat beberapa warung gudang serta mes itu ludes terbakar.

“Kalau kerugian yang di alami Pt.Tk Dici berkisar 100 juta tapi kalau di satukan 3 gedung ini kerugian berkisar 200-300 jutaan. Harapannya ada pihak pemerintah atau dinas terkait yang bisa membantu kami akibat kebakaran ini, karena tempat kami hangus terbakar habis,”harap Tri Prasetyo.

Selain kerugian materil, kebakaran itu juga menyebabkan dua warga mengalami luka bakar di tangan dan kaki serta kepala. (gp/hg)