Hargo.co.id, GORONTALO – Kawasan Bundaran Saronde, Kota Gorontalo nampaknya sudah menjadi langganan balapan liar. Meski aparat Kepolisian selalu aktif melakukan operasi dan razia.
Namun, sama sekali tidak ada efek jera para remaja untuk melakukan aksi balapan liar. Bahkan setiap Sabtu malam hingga minggu dini hari, Bundaran Saronde, Kota Gorontalo menjadi sirkuit bagi anak-anak untuk melakukan balapan liar.
Pantauan media ini, sekitar pukul 00.00 Wita, nampak sekumpulan remaja berkumpul disepanjang Bundaran Saronde, baik yang hanya sekedar berdiri, menggunakan motor dan bahkan ada yang kumpul dengan mobil-mobil mereka.
Kerumunan remaja tersebut tidak lain untuk menyaksikan balapan liar yang sudah menjadi rutinitas setiap malam minggu hingga minggu dini hari.
Pada saat aksi balapan liart, nampak kendaraan yang melaju, rata-rata tidak menggunakan nomor Polisi dan bahkan pengendaranya ada yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Ironinnya, meski sudah terjadi dua kali kecelakaan pada Minggu (3/3), balapan liar terus saja dilakukan oleh anak-anak remaja ini. Ketika anggota membubarkan aksi tersebut, anak-anak remaja ini melarikan diri dan setelah anggota pulang, mereka balik lagi dan melanjutkan balapan liarnya.
Aksi balapan liar yang sangat meresahkan masyarakat itu pun bahkan berlangsung hingga Pukul 04.00 Wita.
Fabrian dan Moh.
Kurniawan warga Kecamatan Sipatana kepada Gorontalo Post mengatakan, pihaknya berharap agar pihak Kepolisian bisa lebih tegas lagi terhadap pelaku balap liar. Ini dikarenakan, para pembalap liar tersebut sangat meresahkan pengguna jalan. Bahkan hal ini bisa berakibat fatal ketika tidak ditindaklanjuti.
“Balapan liar di jalan raya seperti ini sangat membahayakan kami pengguna jalan. Oleh karena itu, kami minta agar ditindak tegas oleh pihak Kepolisian. Berikan efek jera, sehingga tidak ada lagi balapan liar,†harap keduanya.
Kapolres Gorontalo Kota, AKBP Robin Lumban Raja,SIK,M.Si melalui Kabag Ops AKP Lufti Amir,SH,SIK ketika diwawancarai terpisah kepada Gorontalo Post menjelaskan, sejauh ini pihaknya tidak pernah berhenti dalam menindak para pebalap liar. Sudah banyak kendaraan yang diamankan dan ditahan pihak Kepolisian.
“Sudah banyak upaya yang kami lakukan untuk memberikan efek jera kepada para pebalap liar ini. Meski demikian, sampai dengan saat ini mereka tidak pernah jera juga,†ujarnya.
Kedepan kata Alumnus Akpol 2006 ini, pihaknya akan lebih rutin dan lebih tegas lagi terhadap aksi balapan liar yang sudah sangat meresahkan masyarakat ini.
“Nanti akan kami tertibkan lagi. Kami pun berharap dukungan dari seluruh elemen masyarakat untuk mendukung upaya kami tersebut. Bila perlu, mari kita bersama-sama untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kota Gorontalo. Kami pun meminta kepada orang tua untuk menjaga anaknya, sehingga tidak mengikuti kegiatan-kegiatan negative seperti balapan liar,†harapnya. (kif/hg)
