Hargo.co.id, GORONTALO – Pemerintah Kabupaten Boalemo menyalurkan 10 ekor sapi Bali betina kepada kelompok peternak di Desa Kuala Lumpur, Kecamatan Paguyaman, Rabu (22/7/2026).
Bantuan yang bersumber dari APBD Kabupaten Boalemo Tahun Anggaran 2026 tersebut diberikan kepada Kelompok Tani/Ternak Smart Farming yang beranggotakan 10 orang.
Setiap anggota kelompok menerima satu ekor sapi Bali betina yang diproyeksikan sebagai calon indukan. Bantuan ini diarahkan untuk mendukung pengembangan populasi ternak sekaligus meningkatkan produktivitas usaha peternakan masyarakat.
Penyaluran dilakukan petugas teknis Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Boalemo, dengan pendampingan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).
Anggota DPRD Kabupaten Boalemo Arman Naway turut hadir dalam penyaluran tersebut. Ia mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan peternakan di Boalemo.
Menurut Arman, pengelolaan bantuan perlu disertai pola pemeliharaan yang baik, termasuk penyediaan kandang yang memadai dan pengelolaan pakan berkualitas.
“Kami berharap kelompok ini dapat menjadi percontohan atau pilot project pengembangan ternak sapi melalui penerapan teknologi Inseminasi Buatan (IB), sehingga mampu mendukung peningkatan produktivitas peternakan di Kabupaten Boalemo,” ujarnya.
Dengan adanya bantuan tersebut, kelompok penerima diharapkan dapat mengembangkan sapi yang diperoleh
sehingga populasi ternak terus bertambah dan memberikan manfaat ekonomi bagi anggota.
Perwakilan kelompok penerima, Eman Panantu, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan pemerintah daerah. Ia berharap sapi Bali tersebut dapat dipelihara dan dikembangkan dengan baik sehingga menjadi tambahan modal usaha bagi anggota kelompok.
Program tersebut menjadi salah satu upaya Pemkab Boalemo dalam memperkuat sektor peternakan
sekaligus mendukung ketahanan pangan melalui peningkatan populasi dan produktivitas ternak. (Rls)












