KESEHATANÂ tubuh sangat bergantung pada makanan yang kita pilih. Tidak selamanya mesti enak, namun juga makanan haruslah baik bagi tubuh kita. Dalam kehidupan sehari-hari, terkadang tak disadari bahwa kombinasi makanan yang kita lakukan berdampak buruk bagi kesehatan tubuh.
Berikut ini adalah beberapa kombinasi makanan yang sebaiknya dihindari.
8. Kakao + Milk
![]() |
|
@wikihow.com |
Kakao kaya akan Asam Oksalat, yang menghambat penyerapan kalsium. Bila dikombinasikan dengan kalsium, asam ini berkontribusi pada pembentukan kristal oksalat yang jika berlebihan berdampak buruk bagi ginjal.
Tentu saja, satu cangkir cokelat panas seminggu, tidak akan menyakiti kita, namun hati-hati dengan hal itu, jika kita termasuk orang yang memiliki masalah dengan ginjal.
Tip: Lemak memfasilitasi penyerapan oksalat, jadi jika kita rentan terhadap batu ginjal, buatlah cokelat dengan susu skim.
7. Salad + Perasan Lemon atau Cuka
![]() |
|
@tosimplyinspire.com |
Banyak vitamin dan nutrisi berharga lainnya (seperti karotenoid) terdapat dalam sayuran dan sayuran hijau, dan membutuhkan lemak agar dapat diserap dengan baik. Setiap kali kita menuangkan salad kita dengan kuah lemon atau cuka, maka kita menghilangkan segala manfaat dari sayuran tersebut.
Tip: Jika kita bukan termasuk penggemar minyak sayur (meski ia memiliki khasiat yang menakjubkan untuk membuat awet muda dan cantik), kita mungkin dapat mempertimbangkan menambahkan produk lemak tinggi lainnya ke salad – alpukat, buah zaitun, atau beberapa kacang.
6. Pasta Keju + Tomat
![]() |
|
@taste.com.au |
Pasta yang kaya akan karbohidrat dan lemak, mulai dicerna tepat di mulut kita. Hal ini dikarenakan oleh bantuan fermentasi khusus, ptialin, yang terdapat dalam air liur kita. Tomat, di sisi lain, mengandung asam (malat, oxalat, sitrat), yang bahkan dalam jumlah kecil, memecah fermentasi ini. Hal tersebut menyebabkan terhambatnya pencernaan pati. Ditambah lagi, protein yang terdapat dalam keju memperburuk situasi ini.
Tip: Sayuran segar atau panggang nonacidic dan sayuran hijau (seperti kemangi) bisa menjadi tambahan yang bagus untuk pasta.
5. Daging + Telur
![]() |
|
@sbs.com.au |
Keduanya sangat disukai oleh sebagian besar kita, karena kandungan proteinnya yang tinggi. Para Ilmuwan meyakini, mencampur keduanya tidaklah baik untuk kesehatan. Tubuh akan menghabiskan banyak energi untuk mencerna produk semacam itu. Dapat dipastikan, setelah memakan telur dan daging secara bersamaan (dicampur) – apalagi saat sarapan, kita akan kehilangan energi yang sangat dibutuhkan untuk aktifitas seharian.
Tip: Gantilah daging dengan tomat. Selenium, antioksidan dalam telur, akan lebih baik dicerna dengan asam yang dibawa oleh tomat. Dan lycopene pada tomat memiliki efek kesehatan yang sangat baik untuk kita saat dikombinasikan dengan vitamin E pada kuning telur.
4. Dedak + Susu
![]() |
|
@bhf.org.uk |
Asam fitat yang ditemukan dalam bentuk dedak adalah senyawa yang tidak larut bila dikombinasikan dengan kalsium dan magnesium. Hal ini menjadikan mineral ini tidak dapat diserap tubuh kita. Asam ini juga ditemukan pada bubur jagung, gandum, dan oatmeal namun dalam jumlah yang kecil. Itulah mengapa tidak disarankan untuk menggabungkan – terlalu sering – produk-produk ini dengan susu. Apalagi, para ilmuwan menyarankan agar kita minum susu secara terpisah, 1 hingga 1,5 jam setelah makan.
Tip: Rebus dedak terlebih dahulu, karena panas dapat memecah asam fitat.
3. Sereal + Jus Jeruk
![]() |
|
@stylecraze.com |
Sebagian dari kita ada yang mengkombinasikan sereal dan jus jeruk, terutama di pagi hari. Hal ini tidaklah membuat kita mendapatkan energi ekstra namun malah membuat kita menjadi tidak nyaman. Asam dalam jus jeruk secara drastis menurunkan aktivitas enzim yang bertanggung-jawab menghancurkan karbohidrat. Untuk alasan yang sama, tidak disarankan menggabungkan biji-bijian dengan buah asam atau buah beri lainnya.
Tip: Sangat dianjurkan meminum jus jeruk atau jus buah lainnya 1 jam setelah makan.
2. Pizza + Minuman Soda
![]() |
|
@pizzacamphill.com |
Kombinasi karbohidrat, protein, dan pati, menjadikan tubuh kita mengeluarkan banyak energi demi proses penceranaan. Ditambah lagi, gula dalam minuman soda, malah memperlambat proses pencernaan. Tidaklah heran, setelah mengonsumsi kombinasi keduanya, perut terasa berat dan kembung. Selain itu, gula tidak bisa atau sulit mencapai usus kita, malah dimusnahkan, karena perut kita kenyang. Jika terlalu sering, maka hal ini menyebabkan masalah pada perut kita.
Tip: Minuman yang tinggi kandungan gulanya, harus dikonsumsi 1-1,5 jam setelah makan.
1. Roti Tawar Halus + Selai
![]() |
|
@dietmealz.com |
Tepung terigu halus yang dikombinasikan dengan selai, adalah campuran produk karbohidrat dosis ganda yang menghasilkan glukosa lebih cepat. Kombinasi roti tawar halus dan selai akan memberi kita dorongan energi dalam waktu singkat, diikuti oleh kelelahan dan suasana hati yang buruk. Efek lain yang ditimbulkan adalah gangguan di perut kita, yang disebabkan oleh campuran adonan ragi dan gula. Biasanya tidak disarankan untuk mengonsumsi roti tawar halus dan gula saat perut kosong.
Tip: Gantilah roti tawar halus dengan roti gandum (tekstur lebih kasar), terutama yang tidak diragi. Kita bahkan dianjurkan untuk mengganti selai dengan madu, karena tidak akan menyebabkan gangguan pada usus dan umumnya merupakan produk yang lebih sehat. (rahbad/hg)
sumber: rahbad.blogspot.co.id








